|
|
Bookmarks
=== >>> BAGIAN 1 <<< === Tauhid dan Keimanan A. Tauhid B. Pembagian Tauhid 1 Tauhid yang didakwahkan oleh Para Rasul 2 Hahikat Tauhid 3 Faedah Tauhid 4 Korelasi Tauhid Rububiyyah dengan Tauhid Uluhiyyah 5 Keutamaan Tauhid 6 Balasan Ahli Tauhid Thaghut adalah segala perbuatan seorang hamba yang telah melanggar batas-batas syar'i thaghut dan macamnya 7 Keagungan Tauhid 8 Kesempurnaan Tauhid 9 Thaghut dan macamnya C. Ibadah Ibadah : Yaitu merendahkan diri kepada Allah Ta'ala dengan melaksanakan segala apa yang diperintahkan-Nya, dan menjauhi apa-apa yang dilarang-Nya dengan penuh Kecintaan dan Pengagungan kepada-Nya 1 Makna Ibadah 2 Hikmah Penciptaan Jin dan Manusia 3 Jalan Beribadah * Hikmah Penciptaan Jin dan Manusia 4 Manusia yang Paling Sempurna Ibadahnya 5 Hak Allah SWT atas Hamba 6 Kesempurnaan Ibadah D. Syirik Syirik : menyekutukan Allah Ta'ala dalam rububiyyah-Nya, uluhiyyah-Nya, asma dan sifat-Nya a syirik merupakan kezhaliman yang sangat besar b syirik merupakan dosa yang paling besar c syirik akbar menghapus semua amal perbuatan . dosa syirik tidak akan diampuni . Allah mengharamkan Surga kepadanya . mereka kekal di nereka jahanam . mereka seburuk-buruk makhluk . bergantung kepada selain Allah SWT E. Pembagian Syirik 1 Syirik dalam hal takut 2 Syirik dalam hal bertawakkal 3 Syirik dalam perasaan cinta 4 Syirik dalam ketaatan 1) Nifak besar adalah nifak i'tiqad : yaitu seseorang yang menampakkan keislaman dan menyembunyikan kekafirannya, dan pelakunya akan kekal di neraka yang paling dalam 2) Nifak kecil : yaitu nifak dalam perbuatan dan semisalnya, dan pelakunya tidak keluar dari agama Islam, akan tetapi ia termasuk orang yang bermaksiat Syirik Kecil : melakukan amal perbuatan yang diperintahkan Allah untuk mendapat pujian dari manusia ... syirik besar akan menghapus segala amal, sedang syirik kecil akan menghapus amal yang bersamaan dengannya a Bentuk-bentuk syirik kecil Bersumpah selain dengan Nama Allah Jangan kalian mengatakan " jika Allah berkehendak dan fulan berkehendak " b Syirik kecil dapat menjadi syirik besar c Perbuatan dan perkataan syirik atau media perantarakemusyrikan 1 memakai gelang ... 2 menggantungkan jimat ... 3 tathayyyur (merasa pesimis dengan adanya burung) 4 mengambil berkah dari pepohonan, bebatuan … Tamimah : jimat pada anak-anak kecil, baik berupa manik-manik, tulang hewan, atau tulisan-tulisan, dengan maksud agar terhindar dari Ain ( penyakit yang disebabkan pancaran mata kebencian ) Tathayyur : adalah merasa pesimis dengan adanya burung tertentu, daerah tertentu atau semisalnya Perdukunan : adalah pengakuan tentang (pengetahuan) ilmu ghaib, seperti mengabarkan sesuatu yang akan terjadi di bumi dengan berdasarkan pada (berita dari) setan-setan 5 Sihir 6 Perdukunan 7 ilmu bintang (horoskop) 8 Meminta turun hujan dengan ramalan bintang 9 Menisbahkan nikmat kepada selain Allah F. Islam Kebahagiaan Dunia dan Akhirat tidak dapat dicapai kecuali dengan Agama Islam 1 Kebahagiaan Dunia dan Akhirat tidak dapat dicapai kecuali dengan Agama Islam 2 Agama Islam Mempunya 3 Tingkatan 3 Perbedaan antara Islam, Iman dan Ihsan 4 Makna Islam G. Rukun Islam 1 Rukun Islam 2 Makana Syahadat "la ilaha illallah" 3 Makna Syahadat "Muhammadar Rasulullah" H. Iman 1 Definisi Iman 2 Cabang-cabang Iman 3 Tingkatan Iman a. Rasa Iman b. Manisnya Iman c. Hakikat Iman d. Kesempurnaan Iman I. Karakteristik Keimanan 1 Mencintai Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam 2 Mencintai Kaum Anshar 3 Mencintai Orang Mukmin 4 Mencintai Saudara Muslim 5 Menghormati Tetangga, Tamu dan tidak berkata kecuali dengan Kebaikan 6 Memerintah Kebaikan dan melarang kemungkaran 7 Nasehat Beriman merupakan amal terbaik Iman bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan 8 Beriman merupakan amal terbaik 9 Iman bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan Amal orang kafir yang dilakukan sebelum masuk Islam 10 Amal orang kafir yang dilakukan sebelum masuk Islam Amal orang kafir yang dilakukan sebelum masuk Islam Rukun Iman 1 => Iman kepada Allah a Iman terhadap keberadaan (Wujud) Allah Ta'ala 4 Allah memperkuat Rasul dan para Nabi dengan tanda-tanda dan Mukjizat b Iman bahwa Allah adalah Tuhan yang tidak ada sekutu bagi-Nya c Beriman dengan Uluhiyyah Allah Ta'ala d Beriman dengan Asma' (nama-nama) dan Sifat-sifat Allah Asmaul Husna Peningkatan Iman ... Agar iman hadir di dalam kehidupan kita ... Kemampuan (Qudrah) Allah Ta'ala ... Hal yang berkaitan dengan Kondisi ... Sebab-sebab Kemenangan dan Kesuksesan... Iman dan Amal Shalih ... Tingkatan-tingkatan Ahlul Iman ... Janji Allah Ta'ala Atas keimanan Hambanya a Janji Allah Ta'ala untuk orang-orang Mukmin di dunia b Janji Allah Ta'ala untuk orang-orang Mukmin di Akhirat c Di Masa Sekarang ... d Mengerjakan Perintah dan meninggalkan larangan Allah haruslah didasarkan pada Keimanan kepada Allah Ta'ala 2 => Iman kepada Malaikat a Definisi Iman Kepada Malaikat b Kedudukan Malaikat c Aktivitas dan Tugas Malaikat d Ketaatan Malaikat kepada Allah e Jumlah Malaikat f Nama-nama dan Pekerjaan Malaikat g Tugas Malaikat Pencatat yang Mulia (Kiraaman Kaatibiin) h Keagungan Penciptaan Malaikat i Hikmah Iman Kepada Malaikat 3 => Iman kepada Kitab-Kitab Allah Kitab-kitab Samawi yang Disebutkan dalam Al-Qur'an a Definisi. Iman kepada kitab Allah b Kitab-kitab Samawi yang Disebutkan dalam Al-Qur'an c Kita Beriman bahwa Allah Menurunkan Kitab-kitab tersebut, serta Membenarkan Semua Berita yang sahih (benar) darinya Semua Kitab-kitab Samawi Terdahulu seperti Taurat, lnjil, Zabur dan Lainnya telah Dihapus oleh Al-Qur'an d Semua Kitab-kitab Samawi Terdahulu seperti Taurat, lnjil, Zabur dan Lainnya telah Dihapus oleh Al-Qur'an e Kitab yang Berada di Tangan Ahlul kitab Baik dari Yahudi atau Nasrani yang Disebut dengan Taurat dan Injil Tidaklah Sah Dinisbahkan Semuanya kepada para nabi dan rasul Allah f Bila Ahlulkitab Berbicara kepada Kita, maka Kita tidak Membenarkannya dan tidak pula Mendustakannya g Kitab yang Paling Agung Petunjuk Ayat-ayat Al-Qur'an h Petunjuk Ayat-ayat Al-Qur'an i Puji Syukur, Anugerah dan Keutamaan bagi Allah yang Telah Mengutus Rasul Terbaik & Menurunkan Kitab Teragung Kepada Kita, serta Menjadikan Kita Umat yang Termulia di Antara Umat Manusia 4 => Iman Kepada Rasul-Rasul Allah a Definisi Iman kepada Rasul-rasul Allah b Tarbiah Para Nabi dan Kaumnya c Definisi Rasul d Definisi Nabi e Misi Para Nabi dan Rasul Rasul adalah : orang yang diberikan wahyu syariat dan diperintahkan oleh Allah untuk menyampaikan kepada orang yang tidak mengetahuinya, atau orang yang mengetahuinya tetapi mengingkarinya. Nabi adalah : orang yang Allah berikan wahyu syariat terdahulu agar diajarkan kepada orang-orang di sekelilingnya dari kaum yang mengikuti syariat tersebut sekaligus sebagai pembaharu. Setiap rasul pasti nabi, tapi setiap nabi belum tentu rasul. f Jumlah Nabi dan Rasul g Ulul Azmi dari Para Rasul h Rasul yang Pertama jumlah para nabi : 124.000 Nabi di antara mereka terdapat 315 Rasul Rasul yang pertama adalah : Nuh Alaihissalam. Rasul yang terakhir adalah : Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. i Rasul yang Terakhir j Kepada Siapa Allah Mengutus Para Rasul dan Nabi? k Hikmah Diutusnya Para Nabi dan Rasul l Karakter Para Nabi dan Rasul m Keistimewaan Nabi dan Rasul Beliau ( Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam ) adalah sosok pribadi yang berakhlak mulia dan baik perangainya, sehingga kaumnya memberikan gelar Al-Amin (terpercaya). n Faedah Iman Kepada Para Nabi dan Rasul Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam a Nasab dan Pertumbuhan Beliau b Keistimewaan Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam c Wahyu yang Pertama Kali Turun kepada Nabi Shallallahu d Istri-istri Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam e Putra dan Putri Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam f Sahabat-sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam g Mencintai Sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam 5 => Iman kepada hari akhir a Definisi hari akhir b Nama lain hari akhir c Iman kepada hari akhir d Kedahsyatan hari kiamat e Fitnah kubur f Azab kubur g Nikmat kubur h Posisi roh setelah kematian hingga hari kiamat Nikmat kubur Orang mukmin dapat selamat dari kedahsyatan kubur, fitnah dan azabnya dengan beberapa sebab, seperti mati syahid di jalan Allah, ribath konsisten menjaga teritorial wilayah Islam,perempuan hamil yang meninggal saat melahirkan ... Posisi roh setelah kematian hingga hari kiamat Tanda-tanda Kiamat 1 Pengetahuan tentang Kapan Terjadinya Kiamat 2 Tanda-tanda Kiamat Tiupan Sangkakala 1 Sangkakala 2 Keadaan Makhluk Ketika Sangkakala Ditiup 3 Rentang Waktu Antara Dua Tiupan 4 Kapan Terjadinya Kiamat? Allah menjadikan manusia terdiri dari jasmani dan roh. Allah menjadikan hukum dunia diperuntukkan bagi jasmani sedangkan roh mengikutinya dan menjadikan hukum barzakh diperuntukkan atas roh sedangkan jasmani mengikutinya Dan menjadikan hukum-hukum pada hari kiamat berupa kenikmatan atau azab diperuntukkan atas jasmani dan roh secara bersamaan. Kebangkitan dan Al-Hasyr (Perkumpulan) 1 Tahapan yang Dilalui Hamba 2 Al-Ba'ts (Kebangkitan) … setiap manusia pasti akan hancur kecuali satu tulangnya, yaitu tulang punggung ekor, darinyalah manusia diciptakan kembali pada hari kiamat … Kedahsyatan di Hari Kiamat 1 Hari Kiamat Merupakan Peristiwa Mahabesar, Keras dan Dahsyat 2 2. Pergantian Bumi dan Langit Pada Hari Kiamat 3 Di manakah Manusia Saat Langit dan Bumi Diganti? 4 Kedahsyatan Hari Kiamat 5 5. Kedatangan Allah untuk Menentukan Keputusan Keputusan Allah atas Makhluk-Nya 1 "Saat manusia digiring menuju Tuhan-nya pada hari kiamat, mereka mencapai titik kepenatan yang amat sangat, dikarenakan" "kedahsyatan dan sulitnya keadaan. Sehingga mereka berharap agar segera diputuskan hukuman dan perkara di antara mereka." 2 Kemudian saatnya Allah memutuskan perkara diantara manusia, dan diberikanlah buku catatan amal kepada umat manusia, timbangan ditegakkan, dan selanjutnya Allah menghisab manusia. … melihat Allah di hari kiamat … 2. Saat Allah memutuskan perkara di antara manusia Orang-orang Muslim( PendudukSurga ) memberi Syafaat kepada saudaranya ( pendudukNeraka) atas izin ( Printah ) Allah Hisab (Perhitungan) dan Mizan (Timbangan) 1 Definisi Hisab Para Nabi, Malaikat dan orang-orang Mukmin memberikan Syafaat 2 Pengambilan Buku Catatan Amal 3 Ditegakkannya Mizan (Timbangan Amal) 4 Pertanyaan Kepada Manusia di Hari Kiamat 5 Tata Cara Hisab 6 Tata Cara Penimbangan (Mizan) 7 Hukum Amal Perbuatan Orang Kafir 8 Melihat Amal Perbuatan 9 Balasan Amal di Dunia dan Akhirat 10 Keberadaan Anak-anak Kecil di Akhirat Al-Haudh ( Telaga ) 1 Telaga Para Nabi 2 Bentuk Telaga Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam 3 Orang yang Terusir dari Telaga Ash-Shirath (Jembatan Titian) 1 Definisi Ash-Shirath 2 Siapa yang Melewati Ash-Shirath? 3 Proses Melewati Ash-Shirath 4 Kondisi Ash-Shirath dan Cara Melewatinya 5 Orang Pertama yang Melewati Ash-Shirath 6 Selanjutnya Apa yang Terjadi Terhadap Orang-orang Mukmin Setelah Melewati Ash-Shirath? Syafaat 1 Definisi Syafaat 2 Pembagian Syafaat a. Syafaat khusus bagi Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 1. Syafaat Al- Uzhma, ... b. Syafaat umum bagi Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dan juga yang lainnya baik para Nabi, Malaikat, dan Orang-orang Mukmin ... Syafaat Orang yang mati syahid ... 3 Syarat Syafaat 4 Orang Kafir tidak Menerima Syafaat 5 Memohon Syafaat Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam Surga 6 Alam Pembalasan 1 Definisi Surga 2 Nama-nama Surga 3 Kedudukan Surga 4 Nama-nama pintu surga 5 Luasnya Pintu-pintu Surga 6 Jumlah Pintu Surga 7 Pintu-pintu Surga Terbuka Bagi Penghuninya 8 Waktu Pintu-pintu Surga Terbuka di Dunia Membaguskan Wudhu kemudian Berdoa ... 9 Orang yang Pertama Kali Masuk Surga 10 Umat yang Pertama Kali Masuk Surga 11 Golongan Pertama yang Masuk Surga 12 Usia Penghuni Surga 13 Wajah Para Penghuni Surga 14 Kedatangan Para Penghuni Surga 15 Orang yang Masuk Surga Tanpa Hisab dan Azab Nabi dengan 1, 5, 10 umat 16 Tanah Surga dan Bangunannya 17 Tenda-tenda Penghuni Surga 16 Tanah Surga dan Bangunannya 18 Pasar Surga 19 Istana Surga 20 Tingkatan Istana Penghuni Surga 21 Kamar-kamar Surga 22 Permadani Penghuni Surga 23 Permadani dan Bantal Sandaran 24 Araaik Al-Jannah (Dipan-dipan Surga) 25 Ranjang (Tahta) Surga 26 Bejana Penghuni Surga 27 Perhiasan Penghuni Surga 28 Orang yang Pertama kali Diberi Pakaian di Surga 29 Pelayan-pelayan Penghuni Surga 30 Makanan yang Pertama kali dimakan Penghuni Surga 28 Orang yang Pertama kali Diberi Pakaian di Surga 31 Makanan Penghuni Surga 32 Minuman Penghuni Surga 33 Pohon dan Buah Surga 34 Sungai-sungai Surga 35 Mata Air Surga 36 Bidadari Penghuni Surga 37 Minyak Wangi dan Aroma Surga 38 Senandung Para Istri Penghuni Surga 39 Jima' bagi Penghuni Surga Kenikmatan yang Abadi Bagi Penghuni Surga 40 Anak-anak di Surga 41 Kenikmatan yang Abadi Bagi Penghuni Surga Kenikmatan yang Abadi Bagi Penghuni Surga 42 Tingkatan-tingkatan Surga 43 Diangkatnya derajat keturunan orang-orang mukmin walaupun amal mereka tidak mencapai target 44 Naungan dalam Surga 45 Tinggi dan Luas Surga 46 Tingkatan Tertinggi di Surga 47 Penghuni Tertinggi dan Terendah di Surga 48 Nikmat Terbesar Penghuni Surga Kenikmatan Surga 1 Inilah Gambaran Surga dan Apa yang Ada di Dalamnya Berupa Kenikmatan yang Abadi Inilah Gambaran Surga dan Apa yang Ada di Dalamnya Berupa Kenikmatan yang Abadi 2 Zikir dan Perkataan Penghuni Surga 3 Ucapan Salam Rabb Kepada Penghuni Surga 4 Perjumpaan dengan Ar-Ridhwan (Zat Yang Maharidha) Ucapan Salam Rabb Kepada Penghuni Surga 5 Barisan Penghuni Surga 6 Jumlah Umat Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam di Surga 7 Penghuni Surga 8 Penghuni Surga yang Terbanyak 9 Orang yang Terakhir Masuk Surga Neraka 1 Definisi Neraka 2 Nama-nama Neraka Keabadian Penghuni Neraka 3 Tempat Neraka 4 Keabadian Penghuni Neraka "Adapun orang kafir ketika rohnya dicabut dan dibawa pergi ke pintu- pintu bumi, maka para penjaga bumi berkata, 'Kami tidak menemukan bau yang lebih busuk dari bau ini, yang dapat menembus dasar bumi paling bawah. 5 Wajah Penghuni Neraka 6 Jumlah Pintu Neraka 7 Pintu Neraka Tertutup Bersama Penghuninya 8 Kedatangan Kobaran Api Neraka di Padang Mahsyar 9 Mendatangi Api Neraka dan Orang yang Pertama Kali Melewati Ash-Shirath (Jembatan) 10 Dasar Neraka 11 Besarnya Bentuk Penghuni Neraka 12 Panasnya Api Neraka 13 Bahan Bakar Neraka 14 Dasar Neraka 15 Naungan Neraka 16 Penjaga Neraka 17 Kebangkitan neraka 18 Cara Penghuni Neraka Masuk ke Dalam Neraka 19 Orang yang Pertama Disengat Api Neraka 20 Penghuni Neraka 21 Mayoritas Penghuni Neraka 22 Penghuni Neraka yang Terberat Siksaanya 23 Penghuni Neraka yang Siksanya Paling Ringan 24 Apa yang diucapkan Kepada Orang yang Teringan Adzabnya 25 Rantai dan belenggu Jahanam "… saat engkau berada di tulang rusuk Adam: yaitu agar tidak mempersekutukan Aku dengan sesuatu pun …" 26 Makanan Penghuni Neraka 27 Minuman Penghuni neraka 28 Pakaian Penghuni Neraka 29 Ranjang penghuni Neraka 28 Pakaian Penghuni Neraka 30 Penyesalan penghuni Neraka 31 Perkataan Penghuni neraka Bentuk siksaan bagi Penghuni neraka 1 Orang kafir dan munafik 2 Pembunuh 3 Pezina laki-laki dan perempuan 4 Pemakan Riba 5 Pelukis "Para pelukis di neraka, Allah akan menjadikan roh pada setiap lukisannya yang akan mengazabnya nanti di jahanam. " 6 Pemakan harta anak Yatim 7 Pembohong, Penyebar Gosip dan Pengadu Domba 8 Pengumpat Syariat Allah 9 Permusuhan penghuni neraka 10 Permohonan Penghuni Neraka Kepada Allah Agar Dapat Melihat Orang yang Menyesatkannya, dan Melipatgandakan Azab Mereka 11 Pidato Iblis kepada Penghuni Neraka 12 Neraka Meminta Tambahan "Didatangkan seorang lelaki pada hari kiamat lalu dilemparkan ke dalam neraka kemudian bercerai-berailah tulang belulangnya di neraka, … Gambaran Kondisi Penghuni Neraka 1 Tangisan dan Jeritan Penghuni Neraka 2 Doa Penghuni Neraka 3 Warisan Penghuni Surga dan Kedudukan Penghuni Neraka 4 Pelaku Maksiat dari Golongan Muwahhidin (Ahli Tauhid) Keluar dari Neraka 5 Azab Terberat bagi Penghuni neraka Pelaku Maksiat dari Golongan Muwahhidin (Ahli Tauhid) Keluar dari Neraka Warisan Penghuni Surga dan Kedudukan Penghuni Neraka 6 Keabadian penghuni Surga dan Neraka 7 Tabir Surga dari Neraka Surga dan Neraka Saling Berdebat, serta Putusan Allah Kepada Keduanya Menjaga Diri dari Neraka dan Mengharap Surga 8 Dekatnya Jarak Surga dan Neraka 9 Surga dan Neraka Saling Berdebat, serta Putusan Allah Kepada Keduanya 10 Menjaga Diri dari Neraka dan Mengharap Surga 6 => IMAN KEPADA QADAR (TAQDIR) a Definisi qadar b Iman kepada qadar c Iman kepada qadar mencakup empat perkara d Berdalih dengan takdir e Kapan dibolehkan berdalih dengan takdir f Allah mengkaitkan apa yang ditakdirkan terhadap hamba, takdir yang baik maupun buruk dengan sebab musabab g Perintah menolak takdir dengan takdir Perbuatan baik dan buruk seorang hamba tidak menafikan keterkaitan keduanya dengan Allah, baik secara keberadaan maupun penciptaan Manusia yang paling baik dan sempurna adalah yang mencintai apa yang dicintai Allah dan Rasul-Nya h Perbuatan baik dan buruk seorang hamba tidak menafikan keterkaitan keduanya dengan Allah, baik secara keberadaan maupun penciptaan i Manusia yang paling baik dan sempurna adalah yang mencintai apa yang dicintai Allah dan Rasul-Nya j Ridha terhadap takdir terbagi tiga macam k Dua sisi takdir Allah yang baik atau buruk l Perbuatan hamba adalah makhluk Keadilan dan kebaikan m Keadilan dan kebaikan n Perintah-perintah syar'i dan kauni Perintah-perintah syar'i dan kauni … kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan roh kepadanya dan mencatat 4 (empat) hal yang telah ditentukan, yakni: rezeki, ajal, amal, dan sengsara atau bagianya. … o Perintah-perintah Allah Kebaikan dan keburukan Makna kebaikan dan keburukan p Kebaikan dan keburukan q Makna kebaikan dan keburukan Menolak dampak dari perbuatan buruk r Menolak dampak dari perbuatan buruk s Ketaatan dan maksiat Ketaatan dan maksiat Hidayah dan kesesatan t lmplikasi ketaatan dan maksiat u Hidayah dan kesesatan lmplikasi ketaatan dan maksiat Hidayah dan kesesatan v Manfaat iman kepada takdir w Manfaat rukun iman x Apa yang diperbuat, ditetapkan serta ditakdirkan oleh Allah atas makhluk-Nya, mempunyai nilai kebaikan dan hikmah K. Ihsan 1 Definisi Ihsan 2 Tingkatan Agama Islam Tingkatan Agama Islam 3 Dua Tahapan Ihsan "Ibadah kepada Allah Ta'ala dibangun diatas dua perkara: 1) Puncak kecintaan terhadap Allah. 2) Puncak pengagungan dan merendahkan diri terhadap-Nya." L. Ilmu 1 Keutamaan Ilmu 2 Keistimewaan Penuntut Ilmu Sebelum Perkataan dan Perbuatan Keistimewaan Penebar Hidayah 3 Keistimewaan Penebar Hidayah 4 Kewajiban Menyampaikan Ilmu 5 Hukuman bagi Orang yang Tidak Mengajarkan Ilmunya 6 Hukuman Bagi Penuntut Ilmu Bukan Karena Allah 7 Hukuman Berdusta Atas Nama Allah dan Rasul-Nya 7 Hukuman Berdusta Atas Nama Allah dan Rasul-Nya 8 Keistimewaan Berilmu dan Mengajarkannya 9 Terangkat dan Tercabutnya Ilmu Keistimewaan Majelis Zikir 10 Keistimewaan Mendalami Agama 11 Keistimewaan Majelis Zikir "Antara rumahku dan mimbarku ada taman dari taman-taman surga, sedangkan mimbarku berada di atas telagaku. " a Menuntut ilmu merupakan ibadah, sedangkan ibadah mempunyai dua syarat b Berkenaan dengan ilmu ada beberapa adab (etika) yang perlu dilakukan,baik oleh pengajar maupun pelajar 12 Etika Menuntut Ilmu "Jika kalian melewati taman surga maka berzikirlah sebanyak mungkin," Mereka berkata, "Apa itu taman surga?" Beliau bersabda, "Majelis-majelis zikir." 1 Etika Pengajar a Tawadhu b Berakhlak Mulia c Mengatur Waktu yang Tepat dalam memberi Nasihat d Mengeraskan Suara dalam menyampaikan Pelajaran dan Mengulang-ulang 2/3 kali agar bisa dipahami e Marah bila melihat atau mendengar sesuatu yang terlarang Marah bila melihat atau mendengar sesuatu yang terlarang f Terkadang memberi jawaban yang lebih luas dari pertanyaan yang diajukan g Melontarkan permasalahan kepada teman-temannya untuk menguji kemampuan mereka h Tidak menyebutkan hal yang pelik pada orang awam i Tidak mengubah kemungkaran bila dikhawatirkan hal itu akan membawa pada kemungkaran yang lebih besar j Mengajarkan Ilmu baik kepada Laki-laki maupun Perempuan k Memberi Nasihat baik di malam atau siang hari, di daratan atau di atas kendaraan l Zikir dan Doa Penutup Majlis 2 Etika Penuntut Ilmu a Cara duduk b Memperhatikan Tempat dan etika duduk dalam mengikuti majlis Ilmu c Duduk Melingkar di Majlis Zikir dan Ilmu d Memuliakan Ulama dan Orang tua e Memperhatikan Ulama f Merujuk kepada seorang 'Alim Jika mendengar sesuatu yang tidak dpahami g Terbiasa menghafal Al-Qur'an dan Pelajaran Lainnya h Konsentrasi dan memperhatikan dengan seksama i Melakukan Perjalanan menuntut Ilmu, dan selalu bersikap rendah hati j Bersemangat dalam menuntut Ilmu k menulis Hadist l Meminta orang lain bertanya jika ia malu bertanya m Mendekati Guru ketika menerima Nasihat n Memperhatikan Etika Majlis yang disyariatkan *** === >>> BAGIAN 2 <<< === Fikih Al-Quran dan As-Sunnah A. Kitab Fadhaail ( Keutamaan ) * Keutamaan Ikhlas dan Niat Baik Iman kepada Allah dan Rasul-Nya, Jihad di jalan Allah, Haji Mabrur Keutamaan Berniat Baik Keutamaan Iman 1. Keutamaan Iman Keutamaan lbadah "Barangsiapa yang meninggal dan ia mengetahui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, niscaya ia masuk Surga." Keutamaan mendahulukan anggota tubuh bagian kanan dalam Wudhu dan yang lainnya Keutamaan Shalat Sunnah setelah Berwudhu 2. Keutamaan lbadah a Keutamaan Wudhu 1 Keutamaan menyempunakan anggota wudhu 2 Keutamaan Mendahulukan Anggota Tubuh Bagian Kanan dalam Wudhu dan Lainnya 3 Keutamaan Shalat Sunnah setelah Berwudhu 1 Keutamaan menyempunakan anggota wudhu 2 Keutamaan Mendahulukan Anggota Tubuh Bagian Kanan dalam Wudhu dan Lainnya 3 Keutamaan Shalat Sunnah setelah Berwudhu Shalat 2 Rakaat setelah Wudhu … Wajib baginya Surga b Keistimewaan Adzan berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, kemudian mendatangi masjid tidak punya niatan lain kecuali untuk shalat * Keutamaan Berjalan Menuju Shalat dan Shalat Jamaah di Masjid Keutamaan Orang yang Pergi ke Masjid Keutamaan Duduk di Masjid Usai Shalat subuh 1 Keutamaan Berjalan Menuju Shalat dan Shalat Jamaah di Masjid 2 Keutamaan Orang yang Pergi ke Masjid 3 Keutamaan Mendatangi Shalat dengan Tenang 4 Keutamaan Ucapan 'Amin' 9 Keutamaan Duduk di Masjid Usai Shalat subuh 10 Keutamaan Hari Jumat c Keutamaan Shalat Shalat tepat waktu, berbakti kepada kedua orang tua, Jihad dijalan Allah mangucapkan amin dan Malaikat di langit mengucapkan Amin sehingga ucapan antara satu dengan yang lainnya bersamaan Keutamaan Ucapan 'Amin' 5 Keutamaan Shalat Tepat Waktu Keutamaan Shalat Subuh dan Asar siapa yang shalat Bardaini niscaya ia masuk surga 6 Keutamaan Shalat Subuh dan Asar 7 Keutamaan Shalat Isya dan Subuh dengan Berjamaah 8 "Keutamaan Menunggu Datangnya Waktu Shalat Berikutnya Seusai Mengerjakan Shalat" 9 Keutamaan Duduk di Masjid Usai Shalat subuh 10 Keutamaan Hari Jumat Menyempurnakan Wudhu, memperbanyaklangkah ke Masjid, menunggu Shalat setelah selesai shalat Menyempurnakan Wudhu, memperbanyaklangkah ke Masjid, menunggu Shalat setelah selesai shalat Menyempurnakan Wudhu, memperbanyaklangkah ke Masjid, menunggu Shalat setelah selesai shalat Mandi … Mendatangi Shalat Jumah … Shalat sunnah … Keutamaan Waktu Jumat Setelah Asar Mandi … Mendatangi Shalat Jumah … Shalat sunnah … "Keutamaan Mandi, Mendengarkan Khutbah dan Shalat Jumat " 11 Keutamaan Mandi, Mendengarkan Khutbah dan Shalat 12 Keutamaan Waktu Jumat Setelah Asar 13 Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib 14 Keutamaan Shalat Tahajud dan Qiyamullail 15 Keutamaan Shalat Witir di Akhir Malam 16 "Keistimewaan Berdoa, Shalat dan Zikir di Malam Hari" 17 Keistimewaan Shalat Dhuha dan Waktu Terbaik 18 "Keutamaan Memperbanyak Sujud dan Doa pada Waktu Dhuha" Shalat Awwabiin ( disebut juga shalat dhuha ) Rubai'ah bin Ka'ab Radhiyalluhu Anhu, melayani Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam 19 Keutamaan Shalat Sunnah di Rumah 20 "Keutamaan Melaksanakan Shalat Fardhu dan Shalat Sunnah" 21 Keutamaan Zikir-zikir setelah Shalat Fardhu 22 "Keutamaan Mengiring, Menyalatkan dan Menghadiri Pemakaman Jenazah " 23 Keistimewaan Jenazah yang Dishalati Oleh Umat Islam * Keutamaan Shalat di Masjidilharam dan Masjid Nabawi 24 Keutamaan Orang yang Ditinggalkan Teman atau orang yang Disayangi, kemudian Mengharapkan Pahalanya di Sisi Allah 25 Keutamaan Shalat di Masjidilharam dan Masjid Nabawi Keutamaan Shalat di Baitulmakdis Keutamaan Shalat di Masjid Quba 26 Keutamaan Shalat di Masjid Quba 27 Keutamaan Shalat di Masjid Quba d Keutamaan Zakat 1 Keutamaan Membayar Zakat 2 Keutamaan Sedekah dari Penghasilan yang Halal 2 Keutamaan Sedekah dari Penghasilan yang Halal 1 Keutamaan Bulan Ramadhan 2 Keutamaan Puasa 3 Keutamaan Bagi Orang-orang yang Berpuasa e Keutamaan Puasa 4 Keutamaan Puasa Ramadhan dengan Penuh Keimanan dan Pengharapan Pahala 5 Keutamaan Mendirikan Malam Ramadhan dengan Penuh Keimanan dan Pengharapan Pahala 6 "Keutamaan Mendirikan Malam Lailatulqadar dengan Penuh Keimanan dan Pengharapan Pahala " 7 "Keutamaan Puasa Ramadhan kemudian Diikuti Enam Hari di Bulan Syawal " Keutamaan Haji Dan Umrah 1) Keutamaan 10 Zulhijah 2) Keutamaan Haji yang Mabrur 8 Keutamaan Puasa Tiga Hari Tiap Bulan f Keutamaan Haji Dan Umrah 3) Jihad yang paling Utama bagi Perempuan 4) Keutamaan Umrah 3) Jihad yang paling Utama bagi Perempuan Keutamaan Jihad 1) Keutamaan Jihad di Jalan Allah 2) Keutamaan Perjalanan di Jalan Allah 3) Keutamaan Berjihad di Jalan Allah kemudian Meninggal dunia g Keutamaan Jihad 4) Keutamaan Orang yang Hendak Berjihad Tetapi Tertahan Oleh Sakit atau Halangan 5) Keutamaan Orang yang Mempersiapkan Sesuatu untuk Berperang di Jalan Allah 6) Keutamaan Mencurahkan Jiwa dan Harta di Jalan Allah 7) Keutamaan Menafkahkan Harta di Jalan Allah 8) Keutamaan Orang yang Terbunuh di Jalan Allah Keutamaan Zikir 1) Keutamaan Zikir h Keutamaan Zikir 2) Keutamaan Selalu Berzikir, Berpikir, tentang Akhirat dan Boleh Meninggalkan Hal Tersebut Beberapa Saat Keutamaan Doa i Keutamaan Doa * Keutamaan Dakwah Kepada Allah 3. Keutamaan Muamalat (lnteraksi) a Keutamaan Dakwah Kepada Allah Keutamaan Amar Makruf Nahi Mungkar b Keutamaan Amar Makruf Nahi Mungkar Keutamaan Nasihat Keutamaan Saling Menasihati dalam Kebenaran Puasa menurut bahasa : menahan diri c Keutamaan Nasihat d Keutamaan Saling Menasihati dalam Kebenaran Keutamaan Orang yang Memulai Kebaikan Keutamaan Mendamaikan Sesama Manusia e Keutamaan Orang yang Memulai Kebaikan f Keutamaan Mendamaikan Sesama Manusia Keutamaan Saling Tolong Menolong Sesama Mukmin g Keutamaan Saling Tolong Menolong Sesama Mukmin Keutamaan Menjenguk Orang Sakit Keutamaan Menjenguk Orang Sakit Keutamaan Sedekah Keutamaan Bersimpati dan Berempati Antara Sesama Mukmin Keutamaan Menjenguk Orang Sakit h Keutamaan Bersimpati dan Berempati Antara Sesama Mukmin i Keutamaan Menjenguk Orang Sakit j Keutamaan Sedekah Keutamaan Berkunjung Karena Allah Keutamaan Jihad, Hijrah dan Menolong di Jalan Allah Keutamaan Jihad, Hijrah dan Menolong di Jalan Allah Keutamaan Memberi Kemudahan dalam Jual Beli k Keutamaan Memberi Kemudahan dalam Jual Beli l Keutamaan Jihad, Hijrah dan Menolong di Jalan Allah m Keutamaan Berkunjung Karena Allah 4. Keutamaan Mu'asyarah (Pergaulan) a Keutamaan Berbuat Baik Kepada Kedua Orangtua b Keutamaan Berperilaku Baik Terhadap Kedua Orangtua c Keutamaan Silaturrahim d Keutamaan Bersikap Baik Terhadap Anak dan Mendidik Mereka dengan Baik e Keutamaan Mengasuh Anak Yatim f Keutamaan Menyambung Hubungan dengan Sahabat Orang tua g Keutamaan Peduli Terhadap. Para Janda dan Orang Miskin h Keutamaan Mendidik Anak Perempuan i Keutamaan Menjalin Hubungan dengan Tetangga Keutamaan Kasih Sayang Antar Manusia Keutamaan Berbuat Baik Terhadap Kerabat Non muslim Selama Mereka Tidak Menyakiti Umat Islam j Keutamaan Kasih Sayang Antar Manusia k Keutamaan Berbuat Baik Terhadap Kerabat Non muslim Selama Mereka Tidak Menyakiti Umat Islam l Keutamaan Kasih Sayang dan Bersikap Lembut terhadap Orang-orang Mukmin m Keutamaan Bersikap Baik terhadap Perempuan dan Pembantu n Keutamaan Memimpin dan Bergaul dengan Baik o Keistimewaan Berperilaku Baik dengan Orang Muslim, Memenuhi Kebutuhannya, dan Membantu Kesusahannya serta Menutupi Aib Kesalahannya 5. Keutamaan Akhlak a Keutamaan Akhlak Mulia b Keutamaan llmu c Keutamaan Sabar d Keutamaan Sikap Jujur e Keutamaan Istighfar dan Tobat f Keutamaan Takwa g Keutamaan Yakin dan Tawakal h Keutamaan Mujahadah (Bersungguh-sungguh} i Keutamaan Takut Kepada Allah j Keutamaan Optimis k Keutamaan Rahmah (Kasih Sayang} l Keutamaan Keluasan Rahmat Allah m Keutamaan Memberi Maaf, Berlapang Dada dan Lemah-lembut n Keutamaan Bersikap Lembut o Keutamaan Rasa Malu p Keutamaan Menjaga Lisan q Keistimewaan Istiqamah Menjalankan Perintah Allah r Keutamaan wara' s Keutamaan Berbuat Baik t Keutamaan Saling Mencintai karena Allah u Keutamaan Menangis karena Takut kepada Allah v Keutarnaan Berkata Baik dan Berwajah Ceria w Keistimewaan Zuhud di Dunia x Keutamaan Infak dalam Kebaikan y Keutamaan Bersabar Menerima Musibah z Keutamaan Memperbanyak Amal Baik a Keutamaan Al-Qur'an b Keutamaan Pembaca Al-Qur'an dan Mengamalkannya 6. Keutarnaan Al-Qur'an a Keutamaan Al-Qur'an b Keutamaan Pembaca Al-Qur'an dan Mengamalkannya c Keutamaan Belajar Al-Qur'an dan Mengajarkannya d Keutamaan Mahir Membaca Al-Qur 'an e Keutamaan Berkumpul Membaca Al-Qur'an c Keutamaan Belajar Al-Qur'an dan Mengajarkannya d Keutamaan Mahir Membaca Al-Qur 'an e Keutamaan Berkumpul Membaca Al-Qur'an f Keutamaan Menjaga Al-Qur'an g Kutamaan Menangis Saat Membaca atau Mendengarkan Al-Qur'an h h. Keutamaan Orang yang Shalat Membaca Al-Qur'an f Keutamaan Menjaga Al-Qur'an g Kutamaan Menangis Saat Membaca atau Mendengarkan Al-Qur'an h Keutamaan Orang yang Shalat Membaca Al-Qur'an i Keutamaan Memperindah Suara Saat Membaca Al-Qur'an j Keutamaan Surah Al-Fatihah k Keutamaan Wasiat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam l Keutamaan Bacaan Al-Qur'an 2 Ayat yang dibaca di dalam shalat lebih baik dari 3 unta bunting besar lagi gemuk 3 Kedudukan ( tingkatan di Surga ) sesuai dengan akhir surah yang dibaca 7. Keutamaan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam a Keutamaan Nasab Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam b Nama-nama Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam c Keutamaan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam di Atas Para Nabi yang Lain d Keistimewaan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam Atas Seluruh Makhluk e Isra' dan Mi'raj Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam Isra' dan Mi'raj Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam d Keistimewaan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam Atas Seluruh Makhluk e Isra' dan Mi'raj Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam f Keistimewaan Membaca Salawat dan Salam Kepada Nabi Alaihi wa Sallam g Bacaan Salawat Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam yang Paling Sempuma 8. Keutamaan Para Sahabat Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam a Keistimewaan Para Sahabat b Keutamaan Kaum Muhajirin dan Anshar b. Keutamaan Kaum Muhajirin dan Anshar c. Keutamaan Khalifah Ar-Rasyidin c Keutamaan Khalifah Ar-Rasyidin B. AKHLAK ( Keutamaan Akhlak Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam ) 1 Keutamaan Akhlak Mulia a. Mukmin yang Paling Sempurna Imannya ialah yang terbaik Akhlaknya b. Mengikuti dan mencontoh tuntunan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam merupakan Metode yang Paling Mudah dan Sederhana untuk memiliki Akhlak Mulia c. Beberapa Akhlak terpenting yang didakwahkan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 2 Keistimewaan Akhlak Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 3 Kedermawanan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 4 Rasa Malu Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 5 Kerendahan Hati Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 6 Keberanian Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 7 Kelembutan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 8 Sifat Pemaaf Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 9 Kasih Sayang Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 10 Senyum dan Canda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 11 Tangisan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 12 Marahnya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 13 Perhatian Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam terhadap Umatnya 14 Keceriaan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam Kepada Manusia 15 Kezuhudan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 16 Sifat Adil Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 15 Kezuhudan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 16 Sifat Adil Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 15 Kezuhudan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 16 Sifat Adil Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 17 Kesantunan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 18 Kesabaran Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 19 Karakteristik Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam C. Etika ( Adab ) 1. Etika Mengucapkan Salam a Keutamaan Mengucapkan Salam b Tata Cara Mengucapkan Salam c Keutamaan Memulai Salam d Siapa yang Lebih Berhak Memulai Salam e Mengucapkan Salam Kepada Kaum Perempuan dan Anak Kecil Mengucapkan Salam Kepada Kaum Perempuan dan Anak Kecil Mengucapkan Salam Kepada Kaum Perempuan dan Anak Kecil f Ucapan Salam Kaum Perempuan Terhadap Kaum Lelaki Jika Tidak Dikhawatirkan Menimbulkan Fitnah g Salam Ketika Masuk Rumah h Tidak Mengucapkan Salam Kepada Ahlu Dzimmah i Ditujukan Kepada Kaum Muslim Bila Didapati Sedang Berkumpul dengan Nonmuslim j Mengucapkan Salam Ketika Masuk dan Keluar Majelis k Tidak Boleh Membungkuk Saat Bertemu l Keutamaan Berjabat Tangan m Kapan Saat Berjabat Tangan dan Berpelukan n Bentuk Jawaban Salam Bagi Orang yang Tidak Hadir o Berdiri untuk Membantu dan Menghormati Orang yang Datang p Larangan Berdiri untuk Menghormati Seseorang atau Merendahkannya Larangan Mengucapkan dan Menjawab Salam Saat Buang Air q Mengulang Ucapan Salam Sampai Tiga Kali Bila Belum Terdengar r Mengucapkan Salam kepada Sekelompok Orang s Larangan Mengucapkan dan Menjawab Salam Saat Buang Air t Anjuran Menenangkan atau Membuat Betah Orang yang Baru Datang dan Menanyakannya Jika Belum Kenal Agar Dia Dikenal dan Ditempatkan Sesuai Martabatnya u Larangan Memulai dengan Ucapan 'Alaikassalam 2. Etika Makan dan Minum a Makanan Seorang Muslim : Baik dan Halal Anjuran Menenangkan atau Membuat Betah Orang yang Baru Datang dan Menanyakannya Jika Belum Kenal Agar Dia Dikenal dan Ditempatkan Sesuai Martabatnya b Membaca Basmalah Saat Makan dan Memulai dengan yang Terdekat c Makan dan Minum dengan Menggunakan Tangan Kanan d Bernafas di Luar Bejana ketika Hendak Minum e Cara Memberi Minum Orang Lain f Tidak Minum Sambil Berdiri g Tidak Makan dan Minum dari Tempat yang Terbuat dari Emas dan Perak h Tata Cara Makan Tidak Makan dan Minum dari Tempat yang Terbuat dari Emas dan Perak i Kadar (Ukuran) Makan yang Baik j Tidak Mencaci Makanan k Tidak Makan Secara Berlebihan l Keistimewaan Makan dan Membaginya m Memuji Hidangan n Tidak Meniup Minuman Pemberi Air Minum Hendaknya Meminum Terakhir Kali o Pemberi Air Minum Hendaknya Meminum Terakhir Kali p Berkumpul untuk Makan Bersama q Menghormati Tamu dan Melayaninya Sendiri Menghormati Tamu dan Melayaninya Sendiri r Posisi Duduk ketika Makan s Sifat Makan Orang Sibuk t Kencangkan (Tutup) Minuman dan Menyebut Nama Allah Saat Tidur u Makan Bersama Pembantu v Mendahulukan Makan Malam daripada Shalat Isya w Tata Cara Makan yang Benar di Sebuah Nampan x Perkataan dan Perbuatan Sebelum Makan atau Minum Susu y Bacaan Setelah Makan z Waktu Masuk dan Keluar Tamu Waktu Masuk dan Keluar Tamu 3. Etika di Jalan dan Pasar a Hak Jalan b Menyingkirkan Bahaya di Jalan c Tidak Meludah Menghadap Kiblat, baik di jalan atau Lainnya d Memperhatikan Jalannya Kendaraan dan Tidak Turun ke jalan Pada Malam Hari e Adab di Pasar Menyingkirkan Bahaya di Jalan Tidak Meludah Menghadap Kiblat, baik di jalan atau Lainnya Memperhatikan Jalannya Kendaraan dan Tidak Turun ke jalan Pada Malam Hari f Memperpanjang Tempo bagi Orang yang Kesulitan dan Membebaskannya g Tidak Berjual Beli pada Waktu-waktu Shalat h Adil dalam Semua Kondisi i Tidak Sering Bersumpah j Menjauhi jual-beli barang haram dan buruk k Tanpa Tipuan dan Dusta l Tidak Menimbun Barang Dagangan 4. Adab Bepergian a Meminta Wasiat kepada Orang yang Baik b Ucapan Penghuni Rumah Saat Berpisah dengan Musafir c Ucapan Musafir Saat Berpisah dengan Penghuni Rumah d Bepergian Bersama Sahabat yang Saleh e Tidak Bepergian Sendiri f Tidak Menjadikan Anjing dan Lonceng Sebagi Teman dalam Perjalanan g Membantu Teman dalam Perjalanan dan lainnya h Doa Naik Kendaraan i Doa Bepergian j Perbuatan Dua Orang yang Pergi Jauh k Mengangkat Pemimpin saat Bepergian Tiga Orang atau Lebih l Ucapan Musafir jika Melalui jalan yang Menanjak dan Menurun m Tata Cara Tidur dalam Perjalanan n Doa ketika Singgah di Suatu Tempat o Doa Musafir Saat Waktu Sahur p Doa Saat Kendaraan Terpeleset q Doa saat Melihat Perkampungan r Anjuran Bepergian di Hari Kamis s Keluar di Pagi Hari dan Bepergian di Malam Hari t Ucapan ketika Kembali dari Perjalanan Haji atau Lainnya u Hal yang Harus Dilakukan Musafir setelah Kepentingannya Usai v Waktu Datang dari Perjalanan w Anjuran Memberitahukan Kepada Pihak Keluarga Jika ingin Pulang malam hari 5. Adab Tidur dan Bangun dari Tidur a Hal yang dilakukan ketika Hendak Tidur b Mencuci Tangan dari Lemak sebelum Tidur c Keistimewaan Tidur dalam Kondisi Suci d Bacaan Ayat Al-Qur'an Menjelang Tidur e Takbir, Tasbih, Tahmid 'ketika Hendak Tidur f Menyediakan Tempat Tidur Sesuai Kebutuhan g Tidak Banyak Ngobrol Setelah Isya Kecuali Untuk Tujuan yang Benar h Mengibas Tempat Tidur Tiga Kali i Berwudhu kemudian Tidur Miring ke Sisi Kanan j Doa Mau Tidur dan Bangun Tidur k Hendaklah Tidur dengan Tidak Menyimpan Rasa Dendam dan Dengki kepada seseorang l Perkataan dan Perbuatan apabila bangun 6. Adab Bemimpi a Perkataan dan Perbuatan Saat Bermimpi Sesuatu yang Disukai atau dibenci b Bergembira dengan mimpi yang baik c Mimpi Melihat Nabi SAW daJam Tidur d Tidak Membicarakan Permainan Setan dalam Tidur 7. Etika Meminta Izin a Etika Masuk Rumah b Etika Meminta Izin c Posisi yang Benar bagi orang yang Meminta Izin d Meminta Izin bagi Budak dan Anak kecil e Tidak Berbisik-bisik kecuali Bila Diizinkan f Tidak Memandang ke Dalam Rumah Orang Lain Tanpa Izin 8. Etika Bersin a Mendoakan Orang yang Bersin b Sikap Saat Menguap c Bagaimanakah Mendoakan Orang yang Bersin? d Ucapan Kepada Orang Kafir yang Mengucapkan Alhamdulillah e Sikap Saat Bersin f Kapan Mendoakan Orang yang Bersin g Berapa Kali Mendoakan Orang yang Bersin? a Keutamaan Menjenguk Orang Sakit f Kapan Mendoakan Orang yang Bersin g Berapa Kali Mendoakan Orang yang Bersin? 9. Etika Menjenguk Orang Sakit a Keutamaan Menjenguk Orang Sakit b Hukum Menjenguk Orang Sakit c Doa ketika Melihat Orang yang Mendapat Cobaan d Di manakah Posisi Duduk Bagi yang Menjenguk Orang Sakit? e Doa untuk Orang Sakit f Perempuan Boleh Membesuk Lelaki jika Aman dari Fitnah g Membesuk Orang Musyrik h Meniup Orang Sakit i Membimbing Orang yang Sakit pada Sesuatu yang Bermanfaat j Ucapan Bagi Orang yang Sakit atau Meninggal k Mencium Mayat l Meruqyah Orang yang Sakit m Sikap Seorang Muslim Jika Wabah Lepra (penyakit menular) Melanda negerinya 10. Etika Berpakaian a Fungsi Pakaian b Pakaian yang Disyariatkan Allah kepada Bani Adam c Pakaian Terbaik d Batasan Celana Laki-laki dan Perempuan e Ancaman Isbal (Memanjangkan Pakaian) f Baju dan Seprai yang Dilarang g Cara Berjalan dan Berpakaian yang Terlarang h Larangan Bersolek bagi Perempuan i Riwayat Berkenaan dengan Perhiasan dan Kebersihan j Penutup Kepala k Doa Memakai Pakaian Baru l Doa Untuk Orang yang Memakai Pakaian Baru m Tata Cara Memakai Sandal n Hukum Memakai Cincin bagi Laki-laki dan Cara Memakainya o Perhiasan dari Emas dan Perak yang Boleh Dipakai oleh Kaum Perempuan p Tawadhu Dalam Hal Pakaian dan Tempat Tidur Perhiasan dari Emas dan Perak yang Boleh Dipakai oleh Kaum Perempuan D. Dzikir 1. Keistimewaan Zikir 2. Zikir Pagi dan Sore a. Waktu Zikir b. Zikir Pagi dan Sore بِاسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ ، وَلَا فِي السَّمَاءِ ، وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ( 3x ) أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ ... اَللهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ... اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَا اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُوْنَ 3x ... قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ ... قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ... قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ ... أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ... رَضِيْتُ بِاللهِ رَبَّا ... أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلّٰهِ ... اللّٰهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا ...اللّٰهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا ... اللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي ... اَللّٰهُمَّ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَ الْأَرْضِ ... اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ 100x ... سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ ... أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ 100x ... لَا إِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ... لَا إِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ 7x ... حَسْبِيَ الله لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ... يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ 3. Zikir-zikir Umum a سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ، سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ b سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا الله وَاللهُ أَكْبَرُ c Dua kalimat yang ringan di lisan namun berat dalam timbangan سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا الله وَاللهُ أَكْبَرُ d Kesucian adalah sebagian dari iman, Alhamdulillah memenuhi timbangan e سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ f Bertasbih 100x akan ditulis baginya seribu kebaikan, atau dihapus darinya seribu dosa g سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ h سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ، وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ i ... لَا إِلَهَ إِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ j اَللّهُمَّ اغْفِرْلِي وَارْحَمْنِي وَاهْدِنِي وَارْزُقْنِي k اَللّهُمَّ إِنِّي أُشْهِدُكَ، وَأُشْهِدُ مَلَائِكَتَهُ، ... l ... رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا m ... لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ n أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ o أَسْتَغْفِرُ الله p Rasulullah SAW beristighfar 100x sehari q membaca shalawat untuk Nabi SAW r 3x أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ 4. Zikir-zikir Tertentu a. Zikir-zikir pada Kondisi Biasa 1 Doa ketika makan atau memakai pakaian 2 Doa ketika memakai pakaian baru ... اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيْهِ 3 Doa masuk rumah 4 Doa keluar rumah 5 Doa masuk WC 6 Doa keluar WC 7 Doa menuju masjid 8 Doa masuk dan keluar masjid 9 Doa melihat hilal 10 Doa ketika mendengar adzan b. Zikir-zikir pada Kondisi Mendesak 1 Doa tatkala susah 2 Doa tatkala ada sesuatu yang menakutkan 3 Doa ketika tertimpa kegelisahan atau kesedihan 4 Doa bila takut kepada suatu kaum 5 Doa ketika bertemu musuh حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ 7 Doa ketika meminta pertolongan agar dapat mengalahkan musuh 8 Doa yang diucapkan tatkala dikuasai oleh masalah 9 Doa tobat bagi pelaku dosa 10 Doa orang yang berutang dan tidak mampu membayarnya 11 Doa ditimpa musibah kecil dan besar Doa ditimpa musibah kecil dan besar 12 Doa megusir setan dan godaannya 13 Doa ketika marah c. Doa-doa dalam kondisi tak terduga 1 Doa ketika mendengar kokok ayam, ringkikan keledai,dan lolongan anjing Doa ketika marah 2 Doa ketika hendak meninggalkan majlis 3 Doa ketika melihat orang ditimpa penyakit atau lainnya 4 Doa terhadap orang yang menzhalimi kaum muslimin 5 Ucapan bagi orang yang dinasihati dan menyalahi syariat 6 Doa ketika menghilangkan kemungkaran 7 Doa bagi pelaku kebaikan 8 Doa ketika melihat buah yang ( keluar ) pertama kali 9 Sikap ketika menerima kabar gembira 10 Doa ketika kagum dan bahagia 11 Doa ketika melihat awan dan hujan 12 Doa ketika angin bertiup kencang 13 Doa kepada pembantu 14 Doa saat memuji seseorang 15 Doa bila dipuji 5. Doa dan Zikir untuk Memproteksi Diri dari Godaan Setan a Macam-macam Penyakit dan Pengobatannya a. Penyakit syubhat * Doa dan Zikir untuk Memproteksi Diri dari Godaan Setan Macam-macam Penyakit dan Pengobatannya Doa dan Zikir untuk Memproteksi Diri dari Godaan Setan b. Penyakit syahwat b Penyakit Hati c Menolak kejahat setan dari jenis jin dan manusia Menolak kejahat setan dari jenis jin dan manusia d Permusuhan Antara Malaikat dan Jin e Permusuhan Setan Terhadap Manusia f Bentuk Permusuhan setan g Jalan-jalan yang dilalui setan h Pintu masuk setan i Langkah-langkah Setan j Perisai Manusia dari Godaan Setan 1 Memohan Perlindungan dari Allah yang Maha Agung 2 Membaca Basmalah 3 Membaca Mu'awidzatain 4 Membaca Ayat Kursi 5 Membaca 2 Ayat terakhir surah Al-Baqarah 6 Membaca surah Al-Baqarah 7 Banyak berdzikir kepada Allah Ta'ala 8 Berdoa keluar rumah 9 Berdoa ketika singgah di suatu tempat 10 Menahan menguap dan meletakkan tangan di mulutnya 11 Mengumandangkan Adzan 12 Doa masuk Masjid 13 Doa keluar Masjid 14 Wudhu dan Shalat 15 Taat kepada Allah Ta'ala dan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam 16 Membersihkan rumah dari gambar, patung, anjing dan juga lonceng 17 Menjauhi tempat-tempat jin dan setan 6. Pengobat Sihir dan Kesurupan a Definisi sihir dan kesurupan b Kondisi Manusia bersama jin c Sebab-sebab Terjadinya kesurupan Kondisi Manusia bersama jin d Dua Metode Pengobatan Sihir dan Kesurupan 1 jika tempat sihir dapat diketahui ... 2 jika tempat sihir tidak diketahui ... 1. Ruqyah yang Syar'i 2. Dengan Obat-obatan yang diperbolehkan Syariat 7. Ruqyah Terhadap 'Ain a definisi 'Ain b bagaimana terkena 'Ain c dua kondisi 'Ain 1 jika korban 'ain mengetahui pelaku 'ain, hendaklah ia menyuruhnya untuk mandi 2 jika pelaku 'ain tidak diketahui ... diruqyah dengan bacaan Al-Quran dan Doa-doa yang shahih dari rasulullah shallallahu Alaihi wa Sallam a Al-Fatihah, ayat Kursi, akhir surah Al-Baqarah, surah Al-Ikhlash dan Mu'awidzatain 1. Al-Baqarah : 137 2. Al-Qalam : 51 3. AN-Nisaa' : 54 4. Al-Israa' : 82 5. Fushshilat : 44 b Doa-doa yang shahih dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 1 اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبْ الْبَاسَ اشْفِهِ وَأَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا 2 بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنِ حَاسِدٍ اللَّهُ يَشْفِيكَ بِاسْمِ اللَّهِ أَرْقِيكَ 3 بِاسْمِ اللَّهِ يُبْرِيكَ وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيكَ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ وَشَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ 4 امْسَحْ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِكَ الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا أَنْتَ 5 أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ 6 أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ 7 أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ 8 بِاسْمِ اللَّهِ ثَلَاثًا وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ 9 أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ E. Doa 1 Macam-macam Doa a Doa lbadah b Doa Permintaan 2 Kekuatan Doa 3 Terkabulnya Doa 4 Penghalang-penghalang Terkabulnya Doa 5 Antara Doa dan Bala 6 Keistimewaan Doa 7 Adab dan Sebab-sebab Terkabulnya Doa 8 Doa yang Boleh dan Doa yang Terlarang 9 Waktu, Tempat, dan Kondisi Terbaik Agar Doa Dikabulkan 10 Doa-doa dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah Ash-Shahihah رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ رَّبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ ... رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ , رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ ... رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ , وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ رَبَّنَا آتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ ۖ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا ۚ ... رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ , ... *** === >>> BAGIAN 3 <<< === Ibadah a. Kaidah Dasar Fikih Islam a Kaidah Dasar Fikih Islam b Perintah-perintah Allah Ta'ala Dibangun di Atas Prinsip Kemudahan, Keringanan dan toleransi A. Thaharah ( Bersuci ) 1. Thaharah a Definisi Thaharah b Kondisi Hamba Saat Bermunajat Kepada Rabbnya c Sehat Jiwa dan Raga d Macam-macam Air e Air yang Terkena Najis f Keraguan Terhadap Air g Ragu Antara Air yang Suci dan Najis Sehat Jiwa dan Raga h Ragu Antara Pakaian yang Suci, Najis dan Haram (Terlarang) i Hadats Besar dan Kecil j Kotoran yang Melekat Pada Badan, Pakaian atau Tempat k Bejana yang Suci l Bejana dan Pakaian Orang Kafir m Bejana Emas dan Perak Haram hukumnya menggunakan bejana yang terbuat dari emas dan perak untuk makan dan minum atau penggunaan lainnya bagi laki-laki dan perempuan. n Hukum Najis Hukum Najis ... Bentuk-bentuk najis yang diwajibkan bagi seorang muslim untuk membuangnya dan mencuci tempat yang terkena najis tersebut o Sandal dan Sepatu yang Terkena Najis p Saat Tidur Yang Diucapkan dan Dilakukan Saat Masuk dan Keluar WC 2. Istinja dan Istijmar a Definisi Istinja dan Istijmar b Yang Diucapkan dan Dilakukan Saat Masuk dan Keluar WC Sandal dan Sepatu yang Terkena Najis Diharamkan membawa mushaf saat masuk kamar mandi Masuk Toilet c Yang Disunnahkan Saat Masuk Masjid, Memakai Baju dan Memakai Sandal d Buang Hajat e Kencing Dalam Keadaan Duduk f Membawa Mushaf g Masuk Toilet Kencing Dalam Keadaan Duduk * Yang Disunnahkan Saat Masuk Masjid, Memakai Baju dan Memakai Sandal Yang Disunnahkan Saat Masuk Masjid, Memakai Baju dan Memakai Sandal Hukum Menghadap atau Membelakangi Kiblat Saat Buang Hajat Tempat-tempat yang Diharamkan untuk Buang Hajat Istijmar dengan Menggunakan Tiga Batu yang Dapat Membersihkan Diharamkan Istijmar dengan Tulang, Kotoran, Makanan, dan Sesuatu yang berharga Membersihkan Sesuatu yang Keluar dari Dubur dan Kemaluan h Hukum Menghadap atau Membelakangi Kiblat Saat Buang Hajat i Tempat-tempat yang Diharamkan untuk Buang Hajat j Istijmar dengan Menggunakan Tiga Batu yang Dapat Membersihkan k Diharamkan Istijmar dengan Tulang, Kotoran, Makanan, dan Sesuatu yang berharga l Membersihkan Sesuatu yang Keluar dari Dubur dan Kemaluan Hukum Menghadap atau Membelakangi Kiblat Saat Buang Hajat Tempat-tempat yang Diharamkan untuk Buang Hajat Istijmar dengan Menggunakan Tiga Batu yang Dapat Membersihkan m Wajib Mencuci Najis yang Ada Pada Pakaian n Membersihkan Kencing Bayi Wajib Mencuci Najis yang Ada Pada Pakaian Membersihkan Kencing Bayi Sunnah-sunnah Fitrah >>> Khitan definisi khitan , Hukum khitan m Wajib Mencuci Najis yang Ada Pada Pakaian Sunnah-sunnah Fitrah >>> Siwak Cara bersiwak, Bahan siwak , Hukum siwak 3. Sunnah-sunnah Fitrah a Bersiwak b Khitan sunnah-sunnah Fitrah >>> Memotong Kumis Memelihara dan Memperbanyak Jenggot c Memotong Kumis Memelihara dan Memperbanyak Jenggot d Mencukur Rambut Kemaluan, Mencabut Bulu Ketiak, Memotong Kuku, dan Mencuci Ruas Jari e Memakai Parfum Dengan Minyak Kasturi atau Lainnya f Memperindah Rambut KepaJa. Meminyaki dan Menyisirnya g Mengubah Uban dengan Inai dan K.atam Oenis Tumbuhan) 4. Wudhu a Definisi wudhu b Keistimewaan wudhu f Makna ikhlas c Urgensi niat d hakikat niat c Urgensi niat d hakikat niat e Syarat diterimanya amal f Makna ikhlas 5. Beberapa Sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam g Rukun wudhu h Sunnah-sunnah wudhu i Mencuci telapak tangan j Sifat wudhu yang dianggap sah k Sifat wudhu yang sempurna l Sifat wudhu Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam m Sunnah hitungan membasuh anggota wudhu n Perbuatan seseorang terbagi dua 5. Mengusap Sepatu (Khuf) a Waktu mengusap sepatu b Syarat mengusap sepatu c Tata cara mengusap sepatu d Kondisi muqim dan musafir e Hal-hal yang membatalkan dibolehkannya mengusap sepatu f Cara mengusap serban dan penutup kepala Cara mengusap serban dan penutup kepala (saat bersuci) g Mengusap sepatu, kaos kaki, sandal, serban, dan kerudung perempuan h Cara mengusap pembalut atau perban i Luka yang terbuka j Batasan waktu dibolehkannya mengusap sepatu Mengusap sepatu, kaos kaki, sandal, serban, dan kerudung perempuan 6. Hal-hal yang Membatalkan/tidak membatalkan Wudhu a Hal-hal yang membatalkan wudhu b Yakin dalam kondisi suci atau hadats c Menyentuh perempuan d Tidur sejenak e Mencium istri f Disunnahkan berwudhu Hukum Air kencing, mani, dan kotoran dari hewan yang boleh dimakan 7. Mandi (Janabah) a Definisi mandi b Hal-hal yang mewajibkan mandi c Sifat mandi yang dianggap sah d Sifat mandi yang sempuma e Sifat mandi Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam f Berwudhu sebelum mandi g Larangan bagi orang junub h Mandi Jumat i Hal-hal yang disunnahkan setelah berhubungan badan j Suami-istri mandi janabah dalam satu bejana k Dianjurkan mandi ketika hendak berhubungan badan l jenis mandi yang dianjurkan m Wajib mandi di tempat yang tertutup n Mandi setelah berhubungan badan o Mandi setelah haid, junub dan mandi Jumat p Tata cara mandi perempuan sama seperti laki-laki q Sunnah-sunnah mandi r Kadar air yang digunakan untuk mandi s Makruh mandi di wc r Kadar air yang digunakan untuk mandi s Makruh mandi di wc 8. Tayamum a Definisi Tayamum b Tata Cara Tayamum d Hal yang dibolehkan dengan tayamum e Hal-hal yang membatalkan tayamum f Bila tidak ada air dan tanah yang suci g Pensyariatan Tayamum h Membasuh luka i Hal yang dilakukan orang yang bertayamum saat mendapatkan air f Bila tidak ada air dan tanah yang suci 9. Haid dan Nifas a Haidh b Nifas c Hukum darah perempuan yang hamil d Larangan bagi orang haid dan nifas e Ketika mendapatkan [keluar] darah haid f Mengonsumsi obat penunda haid g Indikasi suci dari haid h Cairan berwarna kuning dan keruh yang keluar dari kemaluan wanita i Haid atau nifas saat masuk waktu shalat j Berhubungan badan dengan perempuan yang sedang haid k Hukum menggauli perempuan haid l Menggauli perempuan haid sebelum bersuci m Suami menggauli perempuan haid n Larangan bagi perempuan haid o Definisi mustahadhah: perempuan yang terus menerus keluar darahnya tidak seperti biasanya p Perbedaan antara haid dan istihadhah q Tata cara mandi mustahadhah r Kondisi perempuan mustahadhah s Jika perempuan mengeluarkan tetesan darah t Hal-hal yang diperbolehkan bagi mustahadhah u Hukum membaca Al-Qur'an diwaktu junub, haid dan nifas B. Shalat 1. Makna, Hukum dan Keistimewaan Shalat a Shalat lima waktu adalah rukun Islam kedua b Definisi Shalat c Hikmah Syariat Shalat d Shalat adalah hubungan antara hamba dengan Rabbnya e Shalat memiliki amalan lahir dan batin f Shalat memiliki jasad dan ruh i. Shalat mencegah kemungkaran dan menghapus kesalahan Hati akan lurus ( Istikomah) dengan 2 cara 1 Mendahulukan apa yang dicintai Allah atas apa yang dicintai jiwanya. 2 Mengagungkan perintah dan larangan syariat. Hati akan lurus ( Istikomah) dengan 2 cara 1 Mendahulukan apa yang dicintai Allah atas apa yang dicintai jiwanya 2 Mengagungkan Perintah dan larangan Syari'at g Setelah mengikrarkan dua kalimat syahadat, Allah Ta'ala memerintahkan hamba-Nya agar mengikat hidupannya dengan empat perkara (shalat, puasa, zakat dan haji) sebagai bentuk rukun Islam. h Dalam shalat, seorang muslim melaksanakan perintah-perintah Allah pada tiap anggota tubuhnya, untuk melatih ketaatan kepada Allah dan melaksanakan perintah-perintah-Nya dalam segala sisi kehidupannya. i Shalat mencegah kemungkaran dan menghapus kesalahan j Hati yang Istiqamah Indikator Pengagungan Perintah-perintah Allah "Allah Ta'ala memberikan setiap manusia dua nafsu - (ammarah) - (muthmainnah)" "Allah Ta'ala memberikan setiap manusia dua nafsu - (ammarah) - (muthmainnah)" "_ Indikator pengagungan perintah-perintah Allah _ Perintah Allah terbagi dua macam: 1. Perintah yang disukai jiwa 2. Perintah yang dibenci jiwa" k Indikator pengagungan perintah-perintah Allah l "Perintah Allah terbagi dua macam: 1) Perintah yang disukai jiwa 2) Perintah yang dibenci jiwa" m "Allah Ta'ala memberikan setiap manusia dua nafsu - (ammarah) - (muthmainnah)" n Hukum Shalat Mukallaf : Muslim yang terbebani kewajiban hukum-hukum Syar'i . berumur 15 tahun . Tumbuh rambut kemaluan . Keluar mani 2 kusus bagi laki-laki . Tumbuh jenggot dan kumis 3 kusus bagi perempuan . Kehamilan . Haid o Ciri-ciri Baligh p Urgensi Shalat q Jumlah Shalat Fardhu r Shalat Fardhu dalam sehari semalam s Hukum bagi orang yang menentang kewajiban Shalat t Dampak bagi orang yang menentang kewajiban Shalat u Hukum orang yang meninggalkan Shalat v Keistimewaan menunggu waktu Shalat w Keistimewaan berjalan ke Masjid untuk Shalat dalam keadaan Suci x Khusyu' dalamShalat 2. Adzan dan Iqamah a Definisi Adzan b Hikmah Disyariatkannya Adzan y Bentuk tangisan yang disyariatkan z Menjaga keutamaan a Definisi Adzan b Hikmah Disyariatkannya Adzan c Definisi Iqamah d Hukum Adzan dan lqamah e Para Muadzin Rasulullah c Definisi Iqamah d Hukum Adzan dan lqamah e Para Muadzin Rasulullah f Keistimewaan Adzan g Sifat Adzan dalam Riwayat yang Sahih f Keistimewaan Adzan g Sifat Adzan dalam Riwayat yang Sahih h Sunnah Adzan i Muadzin Pada Waktu Adzan Fajar h Sunnah Adzan i Muadzin Pada Waktu Adzan Fajar Sunnah Adzan j Syarat Sah Adzan k Sunnah Adzan l Keabsahan Adzan j Syarat Sah Adzan k Sunnah Adzan l Keabsahan Adzan m Doa saat Mendengar Adzan Doa saat Mendengar Adzan m Doa saat Mendengar Adzan n Keistimewaan Mengikuti Bacaan Muadzin o Adzan pada Shalat yang Dijamak p Adzan untuk Shalat yang Diakhirkan q Memilih Seorang Muadzin n Keistimewaan Mengikuti Bacaan Muadzin o Adzan pada Shalat yang Dijamak p Adzan untuk Shalat yang Diakhirkan q Memilih Seorang Muadzin r Keistimewaan Kumandang Adzan s Adzan Jumat t Hukum Mengambil Upah Bagi Imam u Saat Muadzin Mengumandangkan Adzan v Sifat Iqamah yang Sesuai Syariat r Keistimewaan Kumandang Adzan s Adzan Jumat t Hukum Mengambil Upah Bagi Imam u Saat Muadzin Mengumandangkan Adzan v Sifat Iqamah yang Sesuai Syariat w Sunnah-sunnah dalam Iqamah Sunnah-sunnah dalam Iqamah x Pemakaian Pengeras Suara y Adzan dan Iqamah saat Bepergian z Shalat Dilihat dari Sisi Disyariatkannya Adzan dan Iqamah 3. Waktu-waktu Shalat Fardhu a Lima Waktu Shalat Fardhu b Saat Panas Menyengat c Kondisi Negeri Saat Musim Panas dan Dingin 4. Syarat-syarat Shalat a Syarat-syarat Shalat * Bila Tertidur Ketika Belum Shalat Aurat Muslim f Mengubah Niat Saat Shalat b Pakaian dalam Shalat b Pakaian dalam Shalat c Aurat Muslim d Masuk Waktu Shalat e Bila Tertidur Ketika Belum Shalat f Mengubah Niat Saat Shalat j Hukum Shalat Bagi Orang Gila, Kafir dan Perempuan Haid v Shalat di Luar Waktu Bagi Perempuan Haid dan Orang Junub k Shalat di Luar Waktu Bagi Perempuan Haid dan Orang Junub g Kiblat ke Ka'bah h Jenis Pakaian yang Dikenakan Ketika Shalat g Kiblat ke Ka'bah h Jenis Pakaian yang Dikenakan Ketika Shalat i Tempat Shalat j Hukum Shalat Bagi Orang Gila, Kafir dan Perempuan Haid k Shalat di Luar Waktu Bagi Perempuan Haid dan Orang Junub l Menghadap Kiblat m Sunnah Shalat di Atas Tanah n Orang yang Hilang Akalnya Karena Tertidur atau Mabuk o Mengadha Shalat Sunnah Shalat di Atas Tanah m Sunnah Shalat di Atas Tanah * Shalat di Masjid p Memakai Sandal atau Sepatu q Meletakkan Sandal atau Sepatu di Sisi Kiri atau di Antara Kedua Kakinya r Shalat dengan Telanjang s Shalat di Jalan Raya t Meninggalkan suatu perintah yang tidak dapat dimaafkan disebabkan kebodohan dan lupa u Shalat di Masjid Adab Memasuki Masjid v Adab Memasuki Masjid Hukum Membatasi Tempat Khusus di Masjid Hukum Mengucapkan Salam Kepada Orang yang Shalat w Hukum Mengucapkan Salam Kepada Orang yang Shalat x Hukum Membatasi Tempat Khusus di Masjid 5. Sifat Shalat a Aktivitas sebelum Shalat b Memulai Shalat c Kemudian Mengucapkan dengan Suara Pelan ... d Membaca Al-Fatihah e Ucapan 'Amin' Seusai Membaca Al-Fatihah f Membaca Surah Setelah Al-Fatihah g Bacaan Shalat h Bacaan yang Disunnahkan dalam Shalat Lima Waktu i Berhenti Sebentar j Mengucapkan zikir dan doa, di antaranya k Mengangkat Kepala dari Ruku' l Ketika Berdiri Tegak (Iktidal) Baik Menjadi Imam, Makmum, dan Shalat Sendirian Membaca ... m Bertakbir dan beranjak sujud n Doa dan zikir saat sujud dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam o Bangkit dari Sujud p Bertakbir dan Sujud Kedua q Tasyahhud Awal r Kemudian Salawat kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan suara pelan s Jika Shalat Tiga atau Empat Rakaat t Kemudian memilih doa-doa dalam shalat yang disenangi u Kemudian mengucapkan salam dengan suara keras ke kanan v Imam menghadap makmum usai shalat dari sisi kanan atau kiri 6. Zikir Setelah Shalat a أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ 3x b اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ c لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ d لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ e ... 33 سُبْحَانَ اللهِ 33 , اَلْحَمْدُ لِلّهِ 33 , اللهُ أَكْبَرُ f 25 سُبْحَانَ اللهِ 25 , اَلْحَمْدُ لِلّهِ 25 , اللهُ أَكْبَرُ 25 , لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ g 34 سُبْحَانَ اللهِ 33 , اَلْحَمْدُ لِلّهِ 33 , اللهُ أَكْبَرُ h 10 سُبْحَانَ اللهِ 10 , اَلْحَمْدُ لِلّهِ 10 , اللهُ أَكْبَرُ i Sunnah bertasbih menghitung dengan jari-jemari tangan j Membaca mu'awwidzatain tiap usai shalat k Membaca ayat Kursi tiap usai shalat l Doa usai shalat subuh m Keistimewaan duduk setelah subuh dan asar untuk berzikir 7. Hukum-hukum dalam Shalat a Bacaan Al-Fatihah b Makmum masbuq c Cara berbalik posisi bagi orang yang berhadats saat shalat d Bacaan tiap rakaat e Dua kondisi diam bagi orang shalat f Doa iftitah ada tiga macam g Menunda shalat h Hal-hal yang dimakruhkan (dibenci) dalam shalat i Menoleh dalam shalat j Hukum membuat tabir pembatas shalat (sutrah) k Hukum lewat di depan orang yang shalat l Tempat-tempat mengangkat kedua tangan m Hal yang dibolehkan bagi orang yang shalat n Bacaan 'Amin' o Bacaan saat shalat jahriyyah 8. Rukun Shalat a Rukun-rukun Shalat b Meninggalkan Rukun c Bacaan Al-Fatihah Imam dan Orang yang Shalat Sendiri d Hal-hal yang Dapat Membatalkan Shalat e Doa setelah shalat sunnah f Zikir dan doa dalam shalat g Hukum istighfar setelah shalat fardhu h Zikir dan doa i Merendahkan suara zikir dan doa j Imam lupa belum tasyahhud k Saat mendapati orang-orang telah shalat l Sunnah mengucapkan amin Sujud Sahwi a Hikmah disyariatkannya sujud sahwi b Sujud sahwi Nabi c Sebab-sebab sujud sahwi d Kondisi-kondisi sujud sahwi ada empat e Mengucapkan bacaan bukan pada tempatnya f Ketinggalan shalat g Bacaan sujud sahwi h Salam sebelum menyempurnakan shalat i Sujud makmum mengikuti imam 11. Shalat Jamaah a Fenomena shalat jamaah b Syariat Allah untuk berkumpul c Hukum shalat jamaah d Keistimewaan shalat jamaah di masjid e Masjid terbaik untuk shalat jamaah f Hukum perempuan keluar menuju masjid g Minimal jumlah jamaah shalat h Bila mendapati shalat sedang berlangsung i Bilaiqamatdikumandangkan j Meninggalkan shalat jamaah di masjid k Keistimewaan jamaah dan takbiratul ihram 12. Hukum Imam Shalat a Keistimewaan Imam Shalat b Hukum Mengikuti Imam c Orang yang lebih berhak menjadi Imam d Mendahulukan yang lebih berhak menjadi e Mendahului imam f Empat kondisi makmum bersama imam: g Kondisi makmum masbuq h Meringankan shalat i Posisi makmum j Posisi barisan lelaki dan perempuan di belakang imam k Cara meluruskan barisan l Kewajiban meluruskan barisan shalat antara bahu dengan bahu, mata kaki dengan mata kaki, mengisi celah yang kosong, dan mengisi barisan terdepan m Adzan dan imam anak kecil n Kondisi imam dan makmum o Cara makmum mengqadha (menyelesaikan) rakaat yang tertinggal p Shalat sendirian di belakang shaf (barisan) q Shalat sunnah berjamaah r Sunnah berjamaah dengan orang yang shalat sendirian s Hal-hal yang berkaitan dengan shalat berjamaah t Udzur tidak shalat Jumat dan berjamaah u Hal-hal yang melalaikan shalat v Imam yang terkena najis tapi tidak mengetahuinya w Barisan shalat terdepan x Orang-orang yang berhak di barisan terdepan y Kadar tiap gerakan shalat 13. Shalat Orang yang Berhalangan a Shalat Orang yang Sakit b Shalat Musafir c Shalat Khauf 14. Shalat Jumat a Hikmah Syariat Allah b Keistimewaan shalat Jumat c Hukum shalat Jumat d Waktu shalat Jumat e Adzan pertama dan kedua f Jumlah jamaah shalat Jumat g Shalat Jumat sebagai ganti shalat zhuhur, maka tidak boleh bagi yang telah shalat Jumat untuk shalat zhuhur lagi h Keistimewaan mandi dan segera shalat Jumat i Waktu yang dianjurkan berangkat shalat Jumat j Bepergian setelah adzan Jumat kedua k Siapa yang mendapatkan satu rakaat bersama imam, maka tinggal menambahkan satu rakaat lagi dan menyempurnakannya sebagai shalat Jumat. Jika mendapatkan kurang dari satu rakaat, maka dia meniatkan shalat zhuhur dengan shalat 4 rakaat l Datang shalat Jumat i Waktu yang dianjurkan berangkat shalat Jumat j Bepergian setelah adzan Jumat kedua k Siapa yang mendapatkan satu rakaat bersama imam, maka tinggal menambahkan satu rakaat lagi dan menyempurnakannya sebagai shalat Jumat. Jika mendapatkan kurang dari satu rakaat, maka dia meniatkan shalat zhuhur dengan shalat 4 rakaat l Datang shalat Jumat m Kadar khutbah n Bahasa khutbah o Kondisi musafir saat mendengar adzan Jumat p Sifat khatib q Sifat khutbah q Sifat khutbah r Materi Khutbah r Materi Khutbah s Sunnah khutbah Jumat t Sifat shalat Jumat u Shalat Jumat v Saat-saat terkabulnya doa w Qadha shalat Jumat y Shalat subuh di hari Jumat 15. Shalat Sunnah Shalat Sunnah Rawatib 1 Definisi Shalat Rawatib Macam-macam Shalat Sunnah Rawatib Muakkad ada 12 rakaat Rawatib bukan muakkad 2 Shalat Sunnah mutlak disyariatkan pada waktu malam dan siang, 2 rakaat-2 rakaat, dan shalat sunnah terbaik adalah shalat Tahajud 3 Shalat Sunnah Rawatib yang ditekankan 10 Shalat sunnah dengan duduk bukan karena udzur, baginya 1/2 pahala shalat orang yang berdiri 4 Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam selalu menjaga 2 rakaat subuh, witir, dan Tahajud, baik dalam keadaan muqim maupun safar 5 Menqqadha Shalat rawatib 6 Shalat 2 rakaat dengan niat Tahiyatul masjid, sunnah wudhu, rawatib zhuhur 7 Pindah posisi Shalat atau dengan ucapan 8 Terbaik Shalat dilakukan di rumah, kecuali shalat wajib 9 Dibolehkan shalat sunnah dengan duduk 10 Shalat sunnah dengan duduk bukan karena udzur, baginya 1/2 pahala shalat orang yang berdiri tahajud 1 Qiyamullail : Termasuk shalat sunnah mutlak yang muakkad ( ditekankan ) 2 Keistimewaan Qiyamullail 3 Malam hari waktu terkabulnya doa 4 Disunnahkan seorang muslim tidur dalam kondisi suci 5 Disunnahkan segera tidur setelah Isya agar dapat bangun shalat malam dalam kondisi segar 6 Bersemangat melakukan qiyamullail dan tidak meninggalkannya 7 Jumlah rakaat shalat Tahajud 8 Waktu terbaik untuk shalat malam 9 Sifat shalat Tahajud 10 shalat 2 rakaat 2 rakaat 11 4 rakaat dengan 1 salam 12 Dianjurkan shalat Tahajud dengan rakaat-rakaat yang dikenal ... 7, 9, 11 ... 13 Shalat Tahajud di rumah ... membangunkan keluarga ... memanjangkan sujud ... 14 Menutup shalat Tahajud dengan shalat Witir Shalat Witir 1 Shalat Witir merupakan sunnah muakkadah 2 Waktu shalat witir 3 Sifat shalat witir 4 Sifat doa qunut dalam witir 5 Mengqadha shalat witir d Shalat Tarawih e Shalat Hari Raya f Shalat Kusuf dan Khusuf (Gerhana Matahari dan Bulan) g Shalat Istisqa' (Minta Hujan) 1 "Shalat Dhuha hukumnya sunnah, minimal dengan dua rakaat dan maksimal tidak terbatas." 2 Waktu shalat Dhuha: 3 Keistimewaan Shalat Dhuha: 1 Hukum dan jumlah rakaat shalat Dhuha 1 Definisi Shalat Istikharah 2 Hukum dan cara pelaksanaan Shalat Istikharah 3 Istikharah dan Musyawarah 4 Sifat Shalat Istikharah Sujud Tilawah Sujud Tilawah Sujud Syukur Waktu-waktu terlarang C. Janaiz ( Jenazah ) 1. Kematian dan Hukum-hukum Seputarnya a Kematian b Kewajiban Orang Sakit c Hukum Mengharapkan Kematian d Siap Menghadapi Mati e Mentalqin Orang yang Hendak Meninggal f Tanda-Tanda Husnul Khatimah g Mengingat Mati h Berbaik Sangka Terhadap Allah i Tanda-Tanda Kematian j Hal-Hal yang dilakukan kepada Seorang Muslim yang Meninggal k Membayar Hak Allah l Ihdad ( Berkabung ) m Niyahah ( Meratap ) n Menginformasikan Kematian o Ucapan dan Perbuatan saat ditimpa musibah Ucapan dan Perbuatan saat ditimpa musibah p Definisi Sabar q Hukum Otopsi dan Bedah Mayat 2. Memandikan Mayat a Disunnahkan orang yang memandikan jenazah adalah orang yang paling mengetahui sunnah-sunnah memandikan jenazah b Siapa yang memandikan mayat ? c Makruh menyaksikan jika tidak berkepentingan dalam hal memandikan mayat Zakat Emas dan Perak d Bila orang Islam dan orang kafir mati secara bersamaan ... e laki-laki maupun Perempuan dalam hal memandikan Jenazah f Orang yang mati Syahid di medan perang / mati syahid lainnya g Orang kafir yang mati bila tidak ada kerabat yang mengurusinya ... h Tata cara memandikan Jenazah 3. Mengafani Mayat a Biaya Pengafanan Mayat b Tata Cara Mengafani Jenazah c Boleh mengafani jenazah dengan satu kain yang dapat nenutupi seluruh badannya d Orang yang mati Syahid di jalan Allah e Orang yang Ihram bila meninggal dunia f Bayi prematur yang mati keguguran g Orang yang sulit dimandikan ... menyalati sebagian anggota badan jenazah h Bila keluar kotoran najis dari jenazah setelah dikafani 4. Sifat Shalat Jenazah a Menyaksikan jenazah dan mengantarkannya ke makam memiliki faedah yang banyak b Shalat jenazah hukumnya Fardhu kifayah, dan menjadi tambahan pahala bagi yang mengerjakan shalat dan pemberian syafaat ( Doa ) bagi si mayat c Orang yang hendak shalat jenazah harus berwudhu lalu menghadap qiblat, sedang jenazah berada di antara dia dan kiblat d Sifat Shalat Jenazah 1 Posisi imam dan jumlah Takbir 2 Takbir Pertama ... Membaca Ta'awudz ... Bismillah ... Al-Fatihah 3 Takbir Kedua ... membaca Shalawat 4 Takbir ketiga ... berdoa dengan Ikhlash ... اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا ... اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ ... اللّٰهُمَّ إِنَّ فُلَانَ بْنَ فُلَانٍ فِى ذِمَّتِكَ وَحَبْلِ جِوَارِكَ، فَقِهِ مِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ "jika jenazah anak kecil maka ditambah اللّٰهُمَّ اجْعَلْهُ لَنَا سَلَفًا، وَفَرَطًا، وَاَجْرًا، وَذُخْرًا" 5 Takbir keempat untuk berdoa 6 Siapa yang ketinggalan salah satu takbir ... 7 Berjamaah ... Shaf ... jika jenazahnya banyak 8 Doa shalat jenazah ... jenazah laki-laki ... perempuan ... jika jenazahnya banyak / tidak diketahui jenis kelaminnya 9 Orang-orang yang meninggal dalam peperangan di jalan Allah, dibolehkan bagi Imam memilih antara menyalatkan mereka atau tidak 10 ... kecuali orang yang meninggalkan shalat tidak perlu dishalati 11 Orang yang mati bunuh diri ... 12 Orang Islam yang mati karena dirajam atau diqishash ... 13 Keistimewaan Shalat jenazah dan mengantarkan jenazah ke makam 14 Tempat shalat jenazah 15 ... maka kamu shalat di atas kuburannya 16 Hukum shalat ghaib 17 Disunnahkan segera mengurus jenazah, menyalati dan memakamkannya 18 Perempuan seperti kondisi laki-laki dalam hal shalat jenazah 19 Waktu-waktu terlarang untuk memakamkan dan menyalatkan jenazah 5. Membawa dan memakamkan mayat a membawa dan mengiringi jenazah ke pemakaman b dimakamkan di pemakamam umat Islam c Tata cara pemakaman d Haram membangun kuburan, ... dan hal-hal lainya e Tidak boleh membangun masjid di atas kuburan f Disunnahkan memperdalam kuburan ... g Disunnahkan mengubur mayat di siang hari h mengubur lebih dari satu mayat dalam kondisi darurat i memindahkan mayat dari suatu kuburan ke kuburan yang lain ... j Orang yang berwenang menurunkan mayat ke dalam kuburan k Tidak boleh bagi kaum perempuan mengiring jenazah ... l Disunnahkan bagi wali mayat membuat tanda pada kuburannya ... m Orang yang meninggal di laut ... n Anggota tubuh yang terpotong dari jasad seorang muslim yang masih hidup ... dikuburkan dipemakaman o Disunnahkan berdiri bila ada jenazah yang melintas ... p Disunnahkan duduk bila jenazah telah diletakkan dan sedang dalam prosesi pemakaman diharamkan mematahkan tulang si mayat. q Disunnahkan setelah selesai pemakaman, orang-orang yang hadir berdiri mendoakan si mayat agar diberi ketegaran menjawab pertanyaan malaikat dan memintakan ampunan baginya r menangani pemakaman kerabatnya yang musyrik 6. Takziah ( Menghibur ) a Disunnahkan takziah kepada orang yang berduka sebelum / setelah dimakamkan si mayat dan mendoakannya b Disunnahkan menghibur ( takziah ) keluarga si mayat c Takziah boleh dilakukan di semua tempat, baik di kuburan, pasar, tempat shalat, masjid, rumah, ... d Keluarga tidak boleh mengkususkan suatu pakaian dalam rangka berkabung ... e Boleh bertakziah kepada orang kafir yang ... f Disunnahkan membuatkan dan mengirimkan makanan kepada keluarga mayat g Boleh menagis atas kematian seseorang jika tidak disertai niyahah ( ratapan ) ... 7. Ziarah kubur a Ziarah Kubur disunnahkan bagi laki-laki, karena dapat mengingatkan kematian b Orang yang hidup diharamkan berdoa kepada mayat c Doa ketika masuk dan keluar kuburan d Hukum Ziarah kubur bagi perempuan e Kondisi orang yang ziarah kubur f Mayat mengetahui kondisi keluarga dan sahabat-sahabatnya di dunia g ziarah kubur pada mayat non muslim h Kuburan tempat menimba pelajaran dan nasehat. i Hal-hal yang mengikuti mayat setelah mati j Amal ibadah seorang muslim untuk muslim lainnya ... D. Zakat 1. Makna, Hukum dan keistimewaan Zakat a Syariat Allah b Definisi Zakat c Sejarah Kewajiban Zakat d Hukum Zakat e Hikmah Disyariatkannya Zakat f Kadar Zakat g Keistimewaan Menunaikan Zakat h Harta Wajib Zakat i Zakat Harta Wakaf j Zakat secara mutlak diwajibkan, ... k Zakat diwajibkan berupa jenis harta itu sendiri, ... l Tidak boleh menggugurkan utang pada orang yang tidak mampu membayarnya dengan niat zakat darinya m Harta yang dipersiapkan untuk dimiliki dan dipergunakan, seperti rumah, baju, perabotan rumah tangga, hewan kendaraan, dan mobil tidak terkena wajib zakat n Apabila seseorang mempunyai uang yang telah mencapai nishab dan haul ( satu Tahun ) maka wajib dizakati, o Bila orang yang wajib zakat meninggal dunia sebelum menunaikan zakatnya, maka ahli waris ... p Bila nishab zakat berkurang pada waktu beberapa waktu dalam satu tahun, atau menjualnya ... q jika seorang muslim meninggal dunia dalam keadaan wajib membayar zakat dan wajib membayar utang, sedang dia hanya meninggalkan harta yang tidak cukup ... r Empat jenis harta yang wajib zakat 2. Zakat Emas dan Perak a Nishab Emas 20 dinar : 2,5 % wajib dikeluarkan sebagai Zakat b 1 Dinar = 1 mitsqal emas ( 4,25 gram ) c 20 Dinar = 85 gram Emas d Nishab Perak 200 Dirham ( 5 awaq ) : 2,5 % wajib dikeluarka zakat e 200 Dirham = 56 Riyal Perak Saudi ( 392 Riyal kertas Saudi ) f 3 Kondisi Pembuatan Emas dan Perak 1 Jika maksud pembuatan Emas untuk perniagaan, ... 2 Jika maksud pembuatan Emas untuk hiasan, ... 3 Jika maksud pembuatan Emas untuk dipergunakan dalam hal-hal yang boleh atau dipinjamkan, ... g Uang kertas hukumnya sama dengan hukum Emas dan Perak h Cara mengeluarkan zakat uang i untuk mengeluarkan kadar zakat uang 2,5 % = jumlah uang dibagi 40 j Zakat Perhiasan yang dipakai k Emas, berlian, dan batu berharga bila dipakai atau bila diperdagangkan l Emas tidak digabungkan dengan Perak dalam menggenapkan nishab 3. Zakat Binatang Ternak a Binatang ternak seperti unta, sapi, kambing b Zakat binatang ternak ada 2 1 bila hewan piaraan digembala selama 1 tahun di lapangan terbuka atau tanah kosong ... 2 bila hewan ternak diberi pakan dari kebunnya pemiliknya atau dibelikan atau pakannya dikumpulkan untuknya ... 3 minimal nishab kambing 40 ekor, minimal nishab sapi 30 ekor, minimal nishab unta 5 ekor * Tabel 1. Nishab Kambing * Tabel 2. Nishab Sapi * Tabel 3. Nishab Unta a Bila lebih dari 120 ekor maka zakatnya pada setiap 40 ekor unta 1 ekor bintu labun, setiap 50 ekor unta 1 ekor hiqqah ... b Bila diwajibkan zakat dengan bintu labun namun tidak punya maka dibolehkan mengeluarkan bintu makhadh ... c Diambil dari zakat kambing seekor jadza' yakni kambing berumur 6 bulan atau tsaniyah yakni kambing berumur 1 tahun d Tidak diambil zakat kecuali betina, dan tidak sah jantannya kecuali pada zakat sapi. e Tidak boleh menggabungkan hewan yang terpencar dan tidak boleh memencarkan hewan yang berkumpul karena khawatir kena wajib zakat hewan ternak. f Petugas tidak boleh mengambil harta yang terbaik. tidak boleh mengambil binatang yang sedang bunting, jantan, yang memelihara anaknya... 4. Zakat Hasil Bumi a Hasil bumi berupa biji-bijian, buah-buahan, barang tambang dan barang temuan lainnya b wajib zakat pada semua jenis biji-bijian dan tiap buah yang ditakar dan disimpan ... nishabnya 300 sha' Nabi / setara 612 kg gandumg c 1 sha' Nabi dalam timbangan kira-kira setara dengan 2,4 kg gandum d Buah-buahan yang telah mencapai 1 tahun, bila dalam satu jenis maka digabungkan saat menyempurnakan nishab seperti berbagai jenis kurma e Kadar wajib zakat biji-bijian dan buah-buahan f Waktu wajib zakat biji-bijian dan buah-buahan g Bila biji-bijian dan buah-buahan rusak tanpa keteledoran dan kelalaian pemiliknya, maka gugurlah kewajiban zakat. h Tidak ada zakat pada sayuran dan buah-buahan ( seperti jambu, rambutan, dll ) ... i Zakat Madu j Wajib zakat penyewa dan yang menyewakan tanah / kebun k Tidak ada zakat dari hasil laut ... l Zakat hasil bumi selain tumbuhan ... m Zakat Rikaz ( barang temuan ) 5. Zakat Barang Perniagaan a Barang perniagaan b Barang perniagaan bila untuk perdagangan dan telah mencapai nishab serta berlalu 1 tahun maka wajib membayar zakat c Rumah, tanah, mobil dan alat-alat ... d Alat-alat Pertanian, Pabrik, Perdagangan dan semisalnya ... e Mengeluarkan zakat Saham dalam Perusahaan 1 Perusahaan Pertanian 2 Perusahaan Industri 3 Perusahaan Perniagaan f Zakat Saham ada 2 kondisi g Zakat harta haram 6. Zakat Fitrah a Hikmah disyariatkan Zakat Fitrah b Hukum Zakat Fitrah c Zakat Fitrah wajib ditunaikan mulai matahari terbenam di hari terakhir bulan Ramadhan d Waktu mengeluarkan Zakat Fitrah e Kadar Zakat Fitrah 7. Mengeluarkan Zakat a Adab mengeluarkan Zakat b Lebih baik memberikan Zakat kepada orang yang paling bertakwa, paling dekat hubungan kerabat, dan paling membutuhkan. c Wajib segera mengeluarkan Zakat bila telah jatuh tempo wajib zakat, ... d Boleh menyegerakan Zakat sebelum datang kewajibannya setelah didapati sebab-sebab yang mewajibkannya. e Boleh mengeluarkan Zakat sebelum satu tahun ... f Orang yang memiliki harta yang fluktuatif dalam suatu tempo tertentu seperti gaji ... g enggan memberikan zakat ??? ... h Boleh memberikan zakat satu orang kepada kelompok orang dan juga sebaliknya ... pada asalnya, zakat diberikan dengan cara sembuni-sembunyi ... i Boleh bagi Hakim ... untuk mengambil zakat ... dan menyalurkannya j Bila pemerintah mengambil zakat dari orang-orang kaya ... k Zakat bila telah jatuh tempo kewajibannya merupakan amanah yang berada di tangan orang yang wajib zakat. l Lebih baik mengeluarkan zakat harta dibagikan kepada orang-orang fakir di daerahnya. m Harta yang di luar jangkauannya tidak ada zakatnya hingga dia mampu memegangnya. n zakat harta berkaitan dengan harta, maka dikeluarkan di daerahnya. sedang zakat Fitrah berkaitan dengan badan maka di keluarkan di manapun ia berada o Hukuman orang yang tidak mau membayar zakat 8. Alokasi Zakat a Ahlu Zakat b 8 golongan Penerima zakat c Tidak boleh mengalokasikan zakat selain kepada 8 golongan tersebut d Boleh menyalurkan zakat kepada 1 golongan / 1 orang dari ahli zakat e Siapa yang gaji bulanannya ... tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhannya dan nafkah keluarganya, maka dia termasuk yang berhak menerima zakat f Bila memberikan zakat ... lalu ternyata orang tersebut bukan yang berhak menerima zakat maka zakatnya tetap sah g Harta yang telah wajib zakat harus segera disalurkan kepada yang berhak h ... menyalurkan zakat kepada orang yang hendak mengerjakan Haji namun biayanya masih kurang ... membebaskan tawanan Muslim ... orang yang ingin menikah ... melunasi hutang orang yang meninggal dunia dengan harta zakat i Dibolehkan bagi si pemberi utang kepada orang fakir untuk memberikan sebagian zakat kepadanya bila ... j Sedekah utuk orang miskin ... pahala sedekah kepada saudara sendiri j Sedekah utuk orang miskin ... pahala sedekah kepada saudara sendiri k Bila orang yang mampu mencari penghasilan namun dia menfokuskan seluruh waktunya untuk mencari Ilmu ... l Sunnah memberikan zakat kepada kerabat yang di luar tanggung jawab menafkahinya m Boleh menyalurkan zakat kepada kedua orang tua ke atas ... kepada anak ke bawah, jika ... n Suam istri boleh saling memberikan zakatnya jika ... o Tidak boleh memberikan zakat kepada Bani Hasyim sebagai penghormatan kepada mereka p Tidak boleh memberikan zakat kepada orang kafir / budak kecuali ... q Tidak boleh memberikan zakat kepada orang kaya kecuali ... r Orang kaya adalah ... Shalat sunnah berjamaah Sunnah berjamaah dengan orang yang shalat sendirian Sedekah Sunnah s Ucapan Penerima Zakat t ... orang yang berhak menerima zakat, namun enggan menerima zakat ... 9. Sedekah Sunnah a Hikmah Disyariatkannya Sedekah b Hukum Sedekah c Hikmah Sedekah d Sunnah sedekah Tathawu' d Sunnah sedekah Tathawu' e Orang yang paling berhak menerima sedekah f Sebaik-baik Sedekah i Nabi Shallallahu Alaihi wa sallam tidak berhak menerima zakat dan sedekah Tathawu', sedang Bani Hasyim Tidak berhak menerima Zakat tapi berhak menerima sedekah Tathawu' j Sedekah Tathawu' boleh diberikan kepada orang kafir dalam rangka melunakkan hati mereka dan menghilangkan kelaparan g Istri boleh bersedekah dari harta suaminya bila dia mengetahui ridha suaminya h Sedekah dalam keadaan sehat lebih baik daripada dalam keadaan sakit i Nabi Shallallahu Alaihi wa sallam tidak berhak menerima zakat dan sedekah Tathawu', sedang Bani Hasyim Tidak berhak menerima Zakat tapi berhak menerima sedekah Tathawu' j Sedekah Tathawu' boleh diberikan kepada orang kafir dalam rangka melunakkan hati mereka dan menghilangkan kelaparan k Sunah Memberikan sesuatu sekecil apapun kepada pengemis l Bahaya dan hukuman meminta tanpa ada keperluan m Siapa yang boleh meminta ? n Disunahkan memperbanyak Infak dalam berbagai sisi kebaikan 2 Sedekah harus dari usaha yang halal dan baik o Bila orang musyrik masuk Islam, dia mendapatkan pahala sedekah yang diberikan sebelum masuk Islam o Bila orang musyrik masuk Islam, dia mendapatkan pahala sedekah yang diberikan sebelum masuk Islam p Adab Bersedekah 1 Sedekah harus ikhlash karena Allah 2 Sedekah harus dari usaha yang halal dan baik 3 Sedekah dari harta yang baik dan paling dicintai 4 Tidak berharap balasan ... 5 Waspada terhadap hal yang membatalkan sedekah 6 Merahasiakan dan tidak mengumumkan kecuali untuk kemaslahatan Memberikan Sedekah dengan tersenyum, wajah ceria dan hati bahagia E. Puasa 1. Makna, Hukum dan Keistimewaan Puasa 7 Memberikan Sedekah dengan tersenyum, wajah ceria dan hati bahagia 8 Segera Bersedekah di masa hidupnya, ... Puasa untuk Menyucikan Hati a Puasa untuk Menyucikan Hati b Definisi Puasa c Hikmah disyariatkannya puasa d Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang telah diwajibkan oleh Allah pada tahun kedua hijriah e Bulan Ramadhan adalah bulan yang terbaik f Hukum Puasa Ramadhan g Keistimewaan Bulan Ramadhan h Keistimewaan Puasa 2. Hukum Puasa a Kewajiban Puasa b Kewajiban puasa Ramadhan dengan melihat Hilal / menggenapkan Bulan Sya'ban menjadi 30 hari c Hukum melihat hilal Ramadhan d Niat Puasa d Niat Puasa e Puasa Orang Tua dan Orang Sakit f Hukum Puasa dalam Perjalanan g Cara berpuasa di negeri yang mana posisi matahari tidak pemah terbenam h Hal-hal yang membatalkan puasa i Hal-hal yang membatalkan puasa bersumber pada dua hal j Hukum orang yang mendengar adzan subuh sedangkan tempat makanan masih berada di tangannya k Beberapa Hal yang Tidak Membatalkan Puasa l Kafarat Berbuka Karena Bersetubuh di Siang Hari Bulan Ra madhan adalah 3. Sunnah-sunnah Puasa a makan sahur, mengakhirkan sahur b menyegerakan berbuka c berbuka dengan kurma d memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa e memperbanyak zikir dan doa Sunnah-sunnah Puasa f bersiwak g mengatakan, "Saya sedang puasa, saya sedang puasa." h menambah dan memperbanyak amal kebaikan i Shalat Tarawih j makan kurma sebelum keluar untuk shalat id k mengucapkan "saya sedang puasa" bila diajak makan di siang hari l mendoakan orang yang memberi makan untuk berbuka m Umrah di bulan Ramadhan n bersungguh-sungguh pada 10 terakhir bulan Ramadhan o Keistimewaan Malam Lailatulqadar p Kekhususan Malam Lailatulqadar q q. Kekhususan Malam Lailatulqadar 4. Hal-hal Yang Makruh, Wajib dan Boleh Dilakukan Oleh Or ang yang Sedang Berpuasa a Makruh berlebihan saat berkumur b Wajib berbuka setelah adzan maghrib ... c Wajib menjauhi dusta, menggunjing dan mencela, kapan saja ... d Boleh mencium ... bila dapat menjaga diri e Boleh menggunakan pasta gigi dengan menjaga agar jangan sampai menelannya f Wishal yang halal dan haram g Boleh menelan air liurnya h Puasa dan berbuka Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam 5. Puasa Sunnah a Puasa ada dua macam : wajib dan Tathawu' b Macam-macam puasa sunnah 1 Puasa sunnah terbaik adalah puasanya Nabi Dawud Alaihissalam 2 Puasa terbaik setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram 3 Puasa enam hari bulan Syawal 4 Puasa tiga hari pada tiap bulan 5 Puasa Senin dan Kamis setiap pekan 6 Puasa sembilan hari di awal bulan Zulhijah 7 Puasa fi Sabilillah 8 Sunnah memperbanyak puasa di bulan Syaban c Makruh berpuasa penuh pada bulan Rajab, tanpa berpuasa di bulan yang lain d Sunnah berpuasa hari Sabtu dan Ahad, ... e Haram puasa pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha serta pada hari syak ( bimbang ) yaitu hari ke 30 dari bulan Sya'ban bila ditunjuk berhati-hati terhadab Ramadhan f Isteri tidak boleh berpuasa sunnah sedangkan suaminya ada di sisinya, kecuali dengan seizinnya g Barangsiapa yang masih mempunyai hutang puasa Ramadhan ... wajib menyempurnakan puasa Ramadhan terlebih dahulu ... h Berpuasa Sunnah kemudian berniat berbuka, ... 6. Iktikaf a Definisi Iktikaf b Iktikaf merupakan bentuk berdiam diri untuk beribadah kepada Allah Ta'ala c Hukum Iktikaf d Syarat sah Iktikaf e Seutama-utamanya masjid adalah Masjidilharam, ... f Barangsiapa bernadzar untuk shalat atau iktikaf ... g Awal waktu dan akhir iktikaf h Sunnah bagi orang yang iktikaf ... i Orang yang beriktikaf boleh keluar masjid untuk ... j Isteri boleh menjenguk dan berbincang-bincang dengan suaminya di tempat iktikafnya selama ... k Iktikaf paling utama pada 10 terakhir bulan Ramadhan l Disunnahkan Iktikaf pada 10 terakhir bulan Ramadhan bagi laki-laki dan perempuan m Seorang perempuan sah beriktikaf dalam masjid bila ... n Iktikaf batal dengan keluar dari masjid tanpa ada keperluan ... o boleh tidur waktu iktikaf p Iktikaf demi mengharap Lailatulqadar q Masa iktikaf 1. Hadist tentang bernadzar untuk iktikaf di Masjidilharam F. Haji dan Umrah 1. Makna, Hukum dan Keutamaan Haji a Makna Haji b Kemuliaan Baitul Haram 2. Hadist tentang iktikaf 10 hari dan 20 hari c Kebaikan-kebaikan dan Rahasia di balik Ibadah Haji d Hukum Haji e Makna Mampu dalam Berhaji f Keutamaan Haji dan Umrah g Orang yang wajib haji tapi tidak sempat menunaikannya h Haji seorang Perempuan i Badal Haji j Perempuan Haid atau Nifas Ketika Haji k Keutamaan Mengerjakan Haji dan Umrah secara Berturut-turut l Hukum Haji dan Umrah Anak Kecil m Hukum orang musyrik masuk Masjid n Keutamaan Al-Haram 2. Miqat Haji a Miqat adalah petunjuk waktu kapan dilaksanakan ibadah Haji dan tempat memulai Ihram. Miqat ada 2 macam 1. Miqat Zamani Bulan Syawal, Zulkaidah, Zulhijah 2. Miqat Makani a. Dzul-Hulaifah b. Al-Juhfah c. Yalamlam d. Qarnu Al-Manazil e. Dzatu Irq b Bagi yang hendak melaksanakan Haji dari kota Mekah ... memulai berihram darinya, ... dan bagi yang hendak Umrah dari Mekah maka ia harus mulai berihram dari luar batas tanah haram c Tidak boleh bagi yang melaksanakan ibadah haji atau umrah melewati miqat tanpa ihram ... d Bagi yang melewati miqat dan tidak ingin Haji ataupun Umrah kemudian ia berniat ingin menunaikan haji dan Umrah ... e Penduduk Mekah berihram dengan Haji Ifrad atau Qiran ... f Tata cara berihram di pesawat 3. Ihram a Ihram adalah : berniat untuk memulai manasik ( tata cara ibadah ) Haji atau Umrah b Hikmah Ihram c Batas daerah Al-Haram kota Mekah d Tata cara Ihram e Tata cara bertalbiah f Keutamaan Talbiah g Hal-hal yang dilarang ketika Ihram h Hal-hal yang boleh dilakukan orang yang sedang ihram i Yang harus dilakukan terhadap orang yang sedang ihram jika ia meninggal dunia 4. Fidyah a Larangan-larangan ihram dari segi fidyah terbagi 4 b Barangsiapa yang sakit atau berhalangan dan dipandang perlu melakukan salah satu larangan ihram selain bersetubuh ... c Fidyah yang harus dibayar dikarenakan gangguan d Barangsiapa yang melakukan salah satu dari larangan-larangan karena tidak tau ... e Barangsiapa membunuh binatang buruan secara sengaja sedang ia dalam keadaan ihram ... f Fidyah melakukan jima' pada waktu haji sebelum tahalul awal adalah 1 ekor unta, ... g Fidyah bagi yang menggauli istrinya ketika umrah sebelum sai atau sebelum mencukur rambut ... h Diharamkan bagi orang yang sedang ihram maupun yang sudah tahalul memotong pepohonan dan rerumputan Al-Haram kecuali al-idzkir ... i Batas Al-Haram kota Madinah j Barangsiapa yang melanggar satu / berbagai jenis larangan dengan berulang-ulang ... k Diharamkan melakukan akad nikah ketika sedang ihram, nikahnya tidak sah, tetapi tidak diwajibkan membayar fidyah, dan sah merujuk l Barangsiapa yang meninggalkan salah satu dari kewajiban ihram maka dia wajib membayar dam. m Orang yang diwajibkan menyembelih hewan kurban n Semua hewan kurban atau pemberian makan diperuntukkan bagi orang-orang miskin Al-Haram. adapun pembayaran fidyah karena gangguan ... dilaksanakan di mana terjadinya ... puasa bisa dilakukan di setiap tempat. o Penyembelihan hewan kurban karena melaksanakan haji tamattu' dan qiran ... p Orang yang terhalang dan terkepung ... q Dam karena menagkap binatang buruan yang ada kesamaannya maupun tidak, ... r Pembagian dam pada Haji s Hukum membawa daging kurban keluar dari Al-Haram 5. Macam-Macam Ibadah Haji a Ibadah Haji ada 3 macam : Tamattu', Qiran dan Ifrad b Bentuk Ibadah Haji yang Paling Utama c Jika seseorang telah berihram dengan Qiran atau Ifrad, maka yang lebih baik adalah mengubah ibadahnya kepada Tamattu, ... d Jika seseorang berihram untuk Haji dan Umrah, maka ia menuju Mekah dengan mengucapkan Talbiah, ... e Ketika telah memasuki Masjidilharam langsung memulai Tawaf, ... f Orang yang hanya melakukan Umrah atau Umrah Tamattu' ... g Tahallul dari manasik yaitu dengan menyempurnakan ibadah tersebut, ... 6. Makna dan Hukum Umrah a Umrah adalah : beribadah kepada Allah dengan Tawaf di Baitullah dan Sai antara Shafa dan Marwa serta menggundul atau mencukur Rambut Hukumnya, Rukun-rukun dan Wajib-wajib Umrah 7. Tata cara Umrah a Berihram ... b ... mengucapkan Talbiah c Disunnahkan ber-Idhthiba' sebelum Thawaf d Disunnahkan lari-lari kecil pada putaran 1 dari Hajar sampai Hajar, ... e Jika melintasi Hajar Aswad ia menghadapnya dan mengusapnya dengan tangan Kanan lalu mengecupnya, ... f Jika ia melewati rukun Yamani ia mengusapnya dengan tangan Kanan tanpa menciym ... g Ketika selesai Thawaf ia menutup pundak sebelah kanan lalu maju ke maqam Ibrahim ... h Kemudian Shalat sunnah 2 rakaat dengan bacaan yang pendek di belakang maqam Ibrahim ... i Usai Shalat menuju ke Zamzam, ... j Kemudian keluar ke Shafa, ... k Kemudian turun dari Shafa menuju Marwah dengan penuh kekhusyukan dan rendah diri, ... l Ketika sampai di Marwah ia menaikinya sambil menghadap ke Baitullah dengan mengangkat kedua tangan sambil berdiri berzikir dan berdo'a kepada Allah Ta'ala, ... m Jika telah selesai Sai ia menggundul rambut kepala ( ini yang lebih utama ) atau dengan mencukurnya dengan rata, ... n Perempuan tidak berlari kecil ketika Thawaf dan Sai, dan juga tidak beridhthiba' o Bila seorang laki-laki menggauli istrinya setelah Ihram ... p Disunnahkan bagi yang melakukan haji Tamattu' agar mencukur ketika Umrah dan menggundul ketika Haji ... q Jika telah dikumandangkan iqamah untuk shalat sedang ia dalam keadaan Thawaf maka ia harus berhenti dan turut shalat bersama jamaah, ... r Mencium Hajar Aswad, mengusap dan berisyarat kepadanya adalah perbuatan Sunnah, ... s Sunnah mencium dan mengusap Hajar Aswad ... meninggalkannya lebih utama, khususnya bagi perempuan, karena ... t Hajar Aswad berasal dari Surga ... u Keutamaan Thawaf di Baitullah v melakukan Thawaf wada, ... w Thawaf di Baitullah dalam keadaan suci ... 8. Sifat Haji a Sifat dan manasik Haji telah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam b Ihram untuk Haji pada hari Tarwiyah sebelum tergelincirnya matahari tanggal 8 Zulhijah c keluar ke Mina sebelum tergelincir matahari sambil mengucapkan Talbiah, ... d Setelah matahari terbit tanggal 9 hari Arafah, dari Mina menuju Arafah sambil mengucapkan Talbiah dan Takbir, ... e Batas Arafah f ... seorang Imam menyampaikan Khutbahnya di depan para jamaah Haji, ... lalu Imam beserta mereka shalat Zhuhur dan Asar jamak dan qasar, ... g ... menuju Arafah lalu Wukuf di bukit Rahmah h Memperbanyak Doa dengan Doa-doa yang terdapat dalam Al-Quran dan Sunnah yang Shahih, ... hingga matahari kembali ke peraduannya. i ...Arafah adalah semuanya tempat Wukuf j Waktu Wukuf di Arafah ... Makna Wukuf k Jika Matahari terbenam maka ia bertolak dari Arafah menuju Muzdalifah sambil mengucapkan Talbiah ... lalu mabit ( menginap ) di Muzdalifah l ...usai shalat Subuh mendatangi Al-Masy'ar Al-Haram ... m Jika tidak memungkinkan pergi ke Al-Masy'aril Al-Haram, maka Muzdalifah secara keseluruhan adalah tempat berhenti, maka ia boleh berdoa di tempat tersebut sambil menghadap Kiblat. n Kemudian Jamaah Haji meninggalkan Muzdalifah menuju Mina sebelum terbit matahari, ... lalu memungut 7 buah batu kerikil dari Jamarat atau di sepanjang perjalanan ke Jamarat ... o Sesampai di Jamrah Aqabah ... melontar 7 buah kerikil setelah terbit matahari, ... p Setelah melontar, bagi yang melaksankan haji Tamattu' dab Qiran menyembelih hewan kurban ... q ... menggundul atau mencukur rambut kepala jika ia seorang laki-laki ... r jiia telah melaksanakan semua yang tersebut di atas ... inilah yang dinamakan Tahalul Awal. s ... Tawaf Iafadah atau Tawaf Ziarah ... ini yang dinamakan Tahalul Tsani ( kedua ) t Awal Waktu Tawaf Ziarah u Kembali ke Mina dan tinggal di sana ... v ... lalu melontar pada tanggal 11 setelah tergelincir matahari ( al-Jamrah al-Ula) ... w ... menuju Al-Jumrah Al-Wustha dan melontarnya dengan 7 buah batu kerikil ... x ... menuju Al-Jumrah Al-Aqabah dan melontarnya dengan 7 buah batu kerikil ... y pada tanggal 12 melakukan sebagaimana yang telah dilakukan pada tanggal 11 z ... hingga hari ke 13, ia melontar ketiga jamrah ... aa Haji Nabi Shallallahu Alai wa Sallam ab Disyariatkan bagi seorang muslim setiap kali selesai menunaikan suatu ibadah ... ac ... disunnahkan singgah di Abthah jika memungkinkan dan mabit sebagian malam. ad Kemudian menuju Mekah lalu Thawaf Wada' jika tidak termasuk penduduk Mekah ... 9. Hukum-hukum Haji dan Umrah a Yang lebih Utama bagi orang yang menunaikan Haji agar melaksanakan ibadah secara berurutan pada hari Raya tanggal 10 Zulhijah b Diperbolehkan bagi yang memiliki uzur menunda melontar hingga hari ke 13 ( tanggal 13 Zulhijah ) c Diperbolehkan bagi yang sibuk mengurus kemaslahatan Jamaah haji yang seharusnya mereka mabit di Mina, kemudian mereka mabit di luar Mina ... d Batas Mina e Batas Muzdalifah f Melontar Jamrah setelah hari raya semuanya setelah tergelincir matahari ... g 3 hari Tasyrik berkenaan dengan melontar sama dengan 1 hari, ... h Disunnahkan yang menunaikan haji untuk Tawaf Ziarah pada Hari Raya, ... i Jika bertolak dari Arafah menuju Muzdalifah, lalu terhalang oleh uzur, ... j Bagi yang melontar dengan kerikil sekaligus maka dianggap satu kali lontaran, ... k Yang lebih utama untuk melempar jamrah pada hari-hari Tasyrik setelah tergelincir matahari ... l Jika seorang perempuan haid atau nifas sebelum Tawaf Ziarah, ... m Diperbolehkan mencari orang lain untuk mewakili melontar, bagi orang yang tidak mampu melekukannya sendiri ... n Waktu penyembelihan hewan kurban ... o Jika seorang perempuan berihram untuk Umrah kemudian haid sebelum thawaf ... p Haji Ifrad atau Qiran, jika telah tiba di Mekah lalu Thawaf dan Sai disunnahkan baginya mengubah hajinya kepada Umrah agar menjadi Haji Tamaatu', ... q Diwajibkan agar menjaga dari akhlaq yang buruk ... r Masuk Ka'bah tidak wajib ... akan tetapi dipandang baik ... s ... 6 tempat untuk berdoa ( tempat maqbunya Doa ) ... t Ifadhah haji ada 3 u Tentang Al-Masya'ir v Mina, Muzdalifah dan Arafah adalah Masya'ir seperti masjid, ... w Jika seorang menunda Thawaf Ziarah ... x Barang siapa yang diwajibkan Thawaf Wada' lalu keluar ia Mekah sebelum Thawaf Wada' maka ia Harus Kembali untuk Thawaf Wada' y Yang di baca ketika kembali dari Haji dan Umrah serta yang lainnya z Rukun-rukun Haji : Ihram, Wukuf di Arafah, ThawafZiarah dan Sai aa Wajub-Wajib Haji : Ihram, Mabit di Mina, Mabit di Muzdalifah, Melontar Jumrah, Menggundul ( mencukur ) rambut kepala, dan Thawaf Wada' bagi yang bukan penduduk Mekah ab Barangsiapa meninggalkan salah satu rukun Haji atau Umrah maka Ibadahnya tidak sempurna ... dan siapa yang meninggalkan salah satu kewajiban Haji maka ia boleh menggantinya dengan dam, ... ac Beberapa hukum yang terkait dengan hal-hal yang terlewatkan atau karena terhalang 10. Mengunjungi Masjid Nabawi a Keistimewaan Masjid yang 3 1 Masjidilharam - Masjid Nabawi - Masjidilaqsha 2 Pahala shalat dilipatgandakan pada 3 Masjid tersebut b disunnahkan bagi setiap muslim menziarahi masjid Nabawi * Mengunjungi Masjid Nabawi 2 Pahala shalat dilipatgandakan pad Masjidilharam - Masjid Nabawi - Masjidilaqsha c Keutamaan shalat di masjid Nabawi = 1000 x shalat pada masjid lainnya selain masjidilharam d disunnahkan menziarahi pemakaman Baqi' para syuhada' Uhud "Tidaklah seseorang mengucapkan salam atasku melainkan Allah mengembalikan rohku kepadaku hingga aku dapat menjawab salamnya." e Keutamaan shalat di masjid Quba' f Menziarahi Masjid Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam di Madinah tidak termasuk manasik haji dan umrah ... 11. Kurban dan Akikah a Makna kurban b hukum berkurban c Waktu menyembelih hewan kurban e Umur hewan yang dapat dijadikan sebagai kurban f Kondisi hewan yang dijadikan kurban g Kambing hanya sah untuk 1 orang, unta untuk 7 orang, sapi untuk 7 orang h Disunnahkan berkurban untuk orang yang masih hidup, dan diperbolehkan untuk orang yang telah meninggal dunia ... i Diharamkan bagi orang yang akan berkurban memotong sesuatu dari rambut, ... j Disunnahkan ketika menyembelih mengucapkan Doa ... k Tata cara menyembelih ... unta ... sapi ... kambing ... l Disunnahkan bagi yang berkurban agar menyembelih sendiri ... m Hewan yang tidak sah dijadikan kurban n ... kurban ... tidak sah ... o hewan yang terpotong ekornya ... tidak sah dijadikan sebagai hewan kurban p Makna Akikah q Hukum Akikah Penyakit amal ... hal yang dapat membersihkannya ... r Perempuan dan laki-laki berbanding 1 dengan 2 dalm 5 hal s Faedah Akikah t Disunnahkan memilih nama terbaik u Yang lebih utama pada hewan kurban / Akikah v Kondisi dan Jumlah Hewan untuk kurban / Akikah w Penyakit amal ... hal yang dapat membersihkannya ... Menjaga amal dari apa saja yang dapat merusak dan menggugurkannya x Menjaga amal dari apa saja yang dapat merusak dan menggugurkannya *** === >>> BAGIAN 4 <<< === Muamalat "Pendahuluan Islam adalah Agama yang sempurna yang membawa aturan berinteraksi ( Muamalah ) antara sang Khaliq dan Makhluk melalui ibadah yang dapat menyucikan jiwa dan menjernihkan hati. Islam juga mengatur interaksi antar sesama manusia, sehingga manusia dapat hidup dalam ikatan tali persaudaraan, suasana aman, adil dalam naungan kasih sayang" A. Jual Beli 1 Pendahuluan 2 3 Jenis Akad ( Transaksi ) 3 Definisi Jual Beli 4 Motivasi seorang Muslim dalam bekerja dan berusaha 5 Hikmah Disyariatkannya Jual-Beli 6 Syarat Sah Jual-Beli "Sesungguhnya yang Halal telah jelas dan yang haram teah jelas . sedangkan di antara keduanya ada masalah yang samar-samar ( syubhat ) ..." 7 Keabsahan Transaksi Jual-Beli dengan Dua Cara a Qauliyyah ( Perkataan ) b Fi'liyyah ( Perbuatan ) 8 Keistimewaan Sikap Wara' dalam Bermuamalah 9 Tidak Menggunakan Harta Syubhat 9 Tidak Menggunakan Harta Syubhat 10 Keistimewaan Mencari Rezeki Halal 10 Keistimewaan Mencari Rezeki Halal 13 Kewajiban Mencari Rezeki yang Halal 11 Cara Transaksi Jual-beli Sahabat Nabi 12 Keterpautan Mata Pencaharian dan Rezeki Manusia 13 Kewajiban Mencari Rezeki yang Halal 14 Keistimewaan Berlapang Dada dalam Berjual-beli 12 Keterpautan Mata Pencaharian dan Rezeki Manusia 13 Kewajiban Mencari Rezeki yang Halal 14 Keistimewaan Berlapang Dada dalam Berjual-beli 16 Kejujuran dalam jual-beli merupakan sebab turunnya keberkahan, sedangkan kedustaan menyebabkan hilangnya keberkahan 15 Bahaya Banyak Bersumpah dalam Berjual-beli 16 Kejujuran dalam jual-beli merupakan sebab turunnya keberkahan, sedangkan kedustaan menyebabkan hilangnya keberkahan 17 Pintu-pintu Pembuka Rezeki 17 Pintu-pintu Pembuka Rezeki 18 Hal-hal yang diharamkan syariat Islam; ada dua macam: a Diharamkan dzatnya b Diharamkan Aktivitasnya 19 Bentuk-bentuk Larangan 20 Bentuk-bentuk Jual-beli yang Terlarang a Jual-beli Mulamasah b Jual-beli Munabadzah c Jual-beli Hashaah d Jual-beli Najasy e Jual-beli orang kota kepada orang desa ... f Menjual barang sebelum diterima ... g Jual-beli sistem Inah h Jual-beli barang yang sudah dijual kepada orang lain i Jual beli setelah adzan Jumat yang ke dua bagi orang yang wajib melaksanakan shalat Jumat. j Jual-beli barang haram, ... 21 Beberapa hal yang perlu diperhatikan a Jika seseorang menjual barang milik bersama ... b Umat Islam berserikat dalam 3 hal : Air - Rumput - Api c Jika seseorang menjual Rumah / Tanah ... dan bagi orang yang tidak mengetahui kondisi barang dan maksud tujuan ... d Jika seseorang menjual rumah seluas 100m2, tapi ukurannya kurang atau lebih ... e Jika akad berisi jual-beli dan sewa-menyewa, ... f Hukum hadiah dan bonus dalam jual-beli g Hukum menjual majalah, kaset, gambar, CD porno ... h Hukum asuransi niaga i Tidak boleh menjual sari buah untuk membuat miniman keras, senjata untuk meneror, hewan hidup dengan bangkai j Setiap jual-beli yang disertai dengan syarat dibolehkan secara syariat, ... k Tanah Mina, Muzdalifah dan Arafah ... tidak boleh memperjual-belikan atau menyewakannya, ... 22 Hukum Jual-Beli secara Kredit 23 Jual- beli Tanaman dan Buah-buahan 24 Jual-beli Organ Tubuh Manusia 25 Hukum Menipu dan Judi dalam Jual-beli 26 Jual-beli dengan Cara Menipu Menyebabkan Dua Bahaya Besar B. Khiyar ( Hak Memilih ) 1 Hikmah Disyariatkannya Khiyar 2 Macam-macam Khiyar a Khiyar Majlis b Khiyar Syarat c Khiyar karena adanya perselisihan kedua pihak d Khiyar Aib e Khiyar Ghabn ( Penipuan ) f Khiyar Tadlis g Khiyar saat adanya kabar harga yang berbeda dengan fakta yang ada atau lebih murah h Jika ternyata diketahui pembeli orang yang tidak punya harta atau menunda-nunda pembayaran, maka penjual boleh membatalkan jual beli demi menjaga hartanya 3 Bahaya Penipuan 4 Iqalah C. Salam ( Pemesanan ) 1 Definisi Salam / Salaf 2 Hukum Salam 3 Syarat sah Salamlaf a Penetapan Harga ( Tas'iir ) b Menimbun barang ( Ihtikar ) c Tawarruq d Jual - beli dengan uang muka ( Arbun ) D. Riba E. Qardh ( Peminjaman ) F. Rahn ( Gadai ) G. Dhamam dan Kafalah ( Peminjaman dan Garansi ) H. Hawalah ( Pemindahan Penanggungan Utang ) I. Shulhu ( Perdamaian ) J. Hajr ( Blokir ) K. Wakalah ( Perwakilan ) L. Syirkah ( Serikat ) M. Musaqah dan Muzara'ah ( Irigasai dan Penanaman ) N. Ijarah ( Sewa ) O. Sabq ( Perlombaan ) P. 'Ariyah ( Peminjaman ) Q. Gashab ( Merampas ) R. Syuf'ah dan Syafa'at S. Wadi'ah ( Penitipan ) T. Ihya' Al-Mawat ( Membuka Lahan Baru ) U. Ji'alah ( Memperuntukkan sejumlah uang untuk Pekerjaan Mubah ) V. Luqhathah dan Laqhith ( Barang Temuan ) W. Wakaf X. Hibah dan Sedekah Y. Wasiat Z. Al-'Itqu ( Pembebasan Budak ) *** === >>> BAGIAN 5 <<< === Faraid ( Pembagian Harta Warisan ) A. Ashhabul Furudh ( Para Pemilik Bagian Yang Telah Ditentukan ) Orang yang Mempunyai Ahli Waris Disunnahkan Mewasiatkannya maksimal 1/5 atau 1/4 hartanya Wasiat yang Disunnahkan a Urgensi Ilmu Waris b Kondisi Manusia c Pembagian Harta Warisan di Masa Jahiliyah d Definisi Ilmu Faraid e Obyek Pembahasan f Faedah Ilmu Faraid g Bagian Al-Faridhah ( Bagian yang ditentukan ) h Hak-hak yang berkaitan dengan Harta Pusaka i Rukun Pembagian Waris j Sebab-sebab Mendapatkan Harta Pusaka k Hal-hal yang menghalangi mendapatkan Harta Warisan l Hak Waris Bagi Istri yang ditalak Raj'i m Hak Istri yang ditalak Ba'in n Pembagian Harta Waris o Bagian harta pusaka yang wajib dalam Al-Quran p Ahli Waris dari golongan laki-laki ada 15 q Ahli Waris dari Pihak Perempuan 1 Bagian Dalam Harta Waris 2 Ashhabul Furud ada 11 orang B. "Ashabah Para Pemilik Bagian yang Tidak Ditentukan ) C. Hajb ( Penghalang ) D. Penentuan Asal Masalah E. Pembagian Harta Pusaka F. Bagian Waris Dzawil Arham (Kerabat) G. Bagian Waris Janin dalam Kandungan H. Bagian Waris Khuntsa Musykil (Banci yang bermasalah) I. Bagian Waris Mafqud (Orang Hilang) J. Bagian Waris Orang yang Tenggelam, Tertimpa Reruntuhan dan lainnya K. Bagian Waris pelaku pembunuhan L. Bagian Waris pemeluk agama lain M. Bagian Waris Perempuan *** === >>> BAGIAN 6 <<< === Pernikahan dan Beberapa Permasalahan yang berkaitan dengannya A. Pernikahan 1. Hukum-hukum seputar pernikahan a Keistimewaan Pernikahan b Definisi Pernikahan c Hikmah disyariatkannya Pernikahan d Hukum Nikah e Memilih Istri f Kriteria Perempuan yang paling Ideal g Hikmah Poligami h Meminang Perempuan i Rukun Akad Nikah j Hukum Meminta Izin Perempuan k Khutbah NikaH l Syarat Nikah m Tujuan Berhubungan Badan n Perilaku Suami di Malam Pertama 2. Perempuan-perempuan yang haram dinikahi a Disyariatkan bagi perempuan yang ingin dinikahi ... b Perempuan-perempuan yang harah dinikahi : ada 2 golongan 1 Haram dinikahi selamanya, terbagi 3 kelompok a Karena faktor keturunan ( nasab ) b Karena faktor sesusuan c Karena hubungan perkawinan c Ketentuan perempuan yang haram dinikahi karena faktor nasab 2 Haram dinikahi dalam batas waktu tertentu a Menggabungkan 2 saudara perempuan ( dalam waktu bersamaan ), ... b Perempuan yang dalam masa idah, hingga idahnya berakhir c Perempuan yang ditalak 3 hingga dinikahi pria lain d Perempuan yang sedang ihram hingga selesai ihramnya e Perempuan muslimah haram dinikahi pria kafir hingga ... f Perempuan kafir selain kitabiyah haram bagi seorang muslim hingga ... g Istri orang lain ... h Perempuan pezina menikah dengan laki-laki pezina hingga bertobat dan masa idahnya selesai d Bila seorang budak menikah tanpa seizin tuannya, maka dia telah berzina... e Haram seorang pria menikahi anak perempuannya hasil perbuatan zina, ... Anak zinaaa f Seorang hamba tidak boleh menikahi tuannya, ... g Definisi ummul walad umul walad h Bila seorang perempuan atau walinya mensyaratkan ... sesuatu yang tidak menafikan akad i Hukum menikahi perempuan yang suaminya hilang j Hukum tinggal bersama suami yang meninggalkan ajaran agama k ... wajib memperbaharui akad nikah baru akad baru akat baru l Menikahi perempuan dalam masa idah saudara perempuannya saat talak raj'i hukumnya batil, dan bila idahnya dari talak bain hukumnya haram 3. Syarat-syarat yang Fasid (Rusak) dalam Pernikahan ada 2 1 Syarat yang fasid yang dapat membatalkan akad a Nikah Syighar b Nikah Muhallil tahlilll muhalilll muhalilll c Nikah Mut'ah kawin kontrak nikah kontrak Hukum menikah dengan pria nonmuslim 2 Syarat yang fasid tetapi tidak membatalkan akad nikah 1 Bila suami saat akad nikah mensyaratkan pengguguran beberapa hak istri, ... 2 Bila suami mensyaratkan istrinya ... ternyata yang ada justru sebaliknya ... maka baginya hak fasakh fasohhh fasokhhh fasahhh fasakhhh 3 Bila suami menikahi perempuan yang dianggap merdeka, tetapi ternyata perempuan tersebut budak, 4. Aib dalam Pernikahan a 2 macam : yang tidak / menghalangi hubungan suami istri b Bagi istri yang melihat suaminya dikebiri ... c Setiap penyakit ... kedua belah pihak boleh menfasakh (membatalkan) nikahnya jika mau. d ... fasakh ... ada kriteria sbb. tidah sah menikahi khuntsa musykil (banci yang belum jelas) hingga ada kejelasan setatus. Bencong waria e bila suami mandul, istri boleh memilih (khiyar) f jika suami impoten (lemah sahwat), diberi tenggat waktu 1 tahun ... Impotensi 'inin 5. Pernikahan Orang-orang kafir a ... ada mahar, nafkah, boleh adanya talak dll b Pernikahan orang-orang kafir yang rusak (fasid) dianggap sah dengan 2 hal : c Bentuk akad nikah orang kafir d Mahar perempuan kafir e bila kedua suami istri secara bersama-sama masuk Islam, ... f Bila seorang laki-laki yang menikah dengan perempuan bukan kitabiyah, lalu dia masuk Islam sebelum menggaulinya maka nikahnya batal. g Seorang perempuan kafir masuk Islam sebelum suami menggaulinya maka nikahnya batal, ... h Hukum pernikahan orang kafir bila salah satunya masuk Islam i Hukum pernikahan saat salah satu pihak suami istri murtad j Bila suami masuk Islam, maka jika istrinya adalah perempuan ahli kitab pernikahannya tetap sah. k Bila seorang suami kafir masuk Islam sedang ia memilki lebih dari 4 orang istri yang sudah masuk Islam ... l Bila seorang suami kafir masuk Islam, dan istrinya adalah 2 perempuan bersaudara, ... * setiap orang yang masuk Islam maka berlaku baginya hukum Islam 6. Mahar a Islam mengangkat derajat perempuan dan memberikan hak kepemilikannya. b Mahar merupakan hak bagi perempuan, dan kewajiban suami untuk membayarnya c Tidak boleh seorang suami mengambil sedikitpun dari mahar kecuali dengan ridha sang istri. kusus bagi bapak si istri ... d Kadar mahar perempuan e Sesuatu yang ada harganya, sah dijadikan mahar meskipun jumlahnya sedikit. f Disunnahkan menyegerakan mahar, ... g ... mahar yang sepadan dengannya baik lebih sedikit ataupun lebih banyak maka nikahnya sah. Mahar mitsil mahar misil h Bila seorang suami meninggal dunia setelah akad nikah ... i Wajib mahar misil bagi perempuan yang digauli dengan pernikahan yang batil, ... j Bila suami Istri berselisih penentuan mahar 7. Walimatul 'Urs (Resepsi Pernikahan) abc Definisi, Waktu, Hukum Walimatul 'Urs d Disunnahkan mengundang kehadiran orang-orang saleh ... diharamkan mengkususkan undangan hanya untuk orang-orang kaya saja tanpa mengundang orang-orang miskin e Disunnahkan bagi orang yang kaya dan lapang agar menyumbangkan harta mereka dalam rangka pelaksanaan acara walimah. f Hukum menghadiri undangan walimatul 'urs g Doa menghadiri acara walimah h Disunnahkan suami pada pagi berikutnya agar mendatangi keluarga kerabatnya yang telah datang kepadanya, memberi salam dan berdoa untuk mereka i Disunnahkan makan jamuan walimah, ... j seorang muslim datang kepada suatu kaum ... dan bila hendak pulang hendaklah mengucapkan salam k Bila orang yang diundang mengetahui adanya kemungkaran dalam walimah ... l ... saat kagum melihat perempuan m Diharamkan ... berlebih-lebihan dalam makanan, minuman, berpakaian, mengunakan alat-alat musik. n Pengantin putri boleh berdiri menyambut (melayani) undangan bila dalam kondisi tertutup dan aman dari fitnah o Publikasi Pernikahan memukul rebana robana qasidah syair p Tidak boleh ikhtilath (berbaur) antara laki-laki dan perempuan q ... menyanyi ... menggunakan alat musik ... menyewa artis dan biduanita ??? Orgen tunggal orjen tunggal r Hukum gambar (Photo) vidio video s Hukum seputar riasan perempuan t Kaum pria boleh menghilangkan rambut yang ada ditubuhnya, ... u Kaum perempuan boleh memakai emas, sutra, mewarnai kuku ... diharamkan menyerupai perempuan kafir v ... tidak boleh ... nampak bentuk postur tubuh ... menyemir rambut ... dapat mendatangkan fitnah semirrr w Menyemir uban boleh dilakukan dengan pacar dan katm 8. Hak Suami Istri a ... adab dan hak-hak yang harus dijaga b Hak Istri harus dipenuhi oleh suami c Suami berhak bersenang-senang bersama istri ... d Hak Suami harus dipenuhi Istri "Berwasiatlah kalian kepada Perempuan dengan dengan cara yang baik. Sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk, bila tulang bengkok maka luruskanlah. Bila kamu terlalu keras, maka akan patah dan bila kamu biarkan akan tetap bengkok. Maka Nasehatilah kaum Perempuan dengan Kebaikan." e ... Perempuan di dalam rumahnya memberikan peran penting ... istrinya keluar rumah ke tempat kerja ??? f Keistimewaan Ketaatan Istri kepada Suami g Diharamkan tiap pasangan suami istri menunda-nunda melakukan kewajiban antara ... h Diharamkan menggauli istrinya pada waktu haid hingga suci i Diharamkan menggauli istrinya dari dubur j Bila perempuan telah suci dari haid dan darah sudah berhenti, serta sudah mandi, suami boleh menggauli k Suami boleh memaksa istrinya mandi bersuci dari haid dan najis, ... l Saat menggauli istri, bila air mani suami keluar lebih dulu maka bayi akan mirip dengannya, ... Anak kembar m Dibolehkan bagi laki-laki melakukan 'Azl ketika menggauli istrinya ... azel n Karena udzur atau keadaan darurat dibolehkan menggugurkan nutfah (istri) sebelum 40 hari ... aborsi o Haram hukumnya bagi suami mengumpulkan istri-istrinya dalam satu rumah kecuali tidak keberatan. p Bentuk-bentuk keadilan terhadap istri q Disunnahkan seorang pria menikahi perempuan yang perawan ... tinggal bersama istri baru 7 hari ... dan bila menikah lagi dengan seorang janda tinggal bersamanya 3 hari, ... r Istri ynag masih perawan asing terhadap ... s Dibolehkan istri yang memberikan hari bagiannya untuk istri yang lain dengan izin suaminya t Suami yang mempunyai banyak istri boleh mendatangi istri yang tidak dalam bagiannya pada hari tersebut, dan boleh mendekatinya, tapi tidak menggaulinya ... u Bila istri perrgi tanpa izin suaminya, atau tidak mau pergi dengan suaminya ... v Suami yang pergi jauh hendaknya ketika pulang tidak megejutkan keluarganya w Hukum berjabat tangan dengan perempuan bukan mahram ... x Saudara laki-laki dari suami atau paman-paman baik dari bapak ataupun dari ibu, atau anak-anak pamannya tidak boleh berjabat tangan dengan istri saudara-saudara mereka, ... y Tidak Boleh seseorang berjabat tangan dengan perempuan bukan mahram ... z Diharamkan bagi perempuan muslimah berjabat tangan dengan laki-laki ajnabi ... aa Diharamkan bagi suami istri melakukan senggama dengan dilihat oleh seseorang ... ab Istri diharamkan menolak ajakan suami ... ac Hukum perempuan bepergian tanpa mahram ad Kriteria Hijab Syar'i ae Hukum mengkonsumsi obat pencegah kehamilan B. Talak 1 Hukum Seputar Talak 2 Talak yang Sunnah dan Bid'ah Talak yang Sunnah dan Bid'ah 3 Talak Raj'i dan Bain C. Ruju' 1 Definisi Rujuk 2 Hikmah Syariat Rujuk 3 Syarat Sah Rujuk 4 Hal-hal yang Berkaitan Dengan Rujuk D. Khulu' 1 Definisi Khulu' 2 Hikmah Disyariatkannya khulu' 3 Hal-hal yang Memperbolehkan Khulu' 4 Hal-hal yang Berkaitan dengan Khulu' E. Ila' 1 Definisi Ila' 2 Hikmah dan Hukum Pembolehan Ila' 3 Gambaran Ila' F. Zhihar 1 Definisi Zhihar 2 Hukum Zhihar 3 Bentuk-bentuk Zhihar 4 Kafarat Zhihar G. Lian 1 Definisi Lian 2 Hikmah Syariat Lian 3 Syarat-syarat Lian 4 Bentuk Lian 5 Hukum-hukum yang Timbul Setelah Terjadi Lian H. Iddah 1 Definisi Idah 2 Hukum Idah 3 Hikmah Syariat Idah 4 Golongan perempuan yang beridah: 5 Hukum lhdad (Berkabung) 6 Tempat Idah I. Radha' (Susunan) Penyusuan yang dapat membuat mahram sebanyak lima kali susuan dan anak berumur kurang dari dua tahun 1 Definisi Radha' 2 Penyusuan yang dapat membuat mahram sebanyak lima kali susuan dan anak berumur kurang dari dua tahun 3 Batasan Menyusui 4 Hukum Menyusui Anak yang Sudah Besar J. Hadhanah (Hak Asuh) 1 Definisi Hadhanah 2 Hak Perwalian Anak 3 Orang yang lebih berhak mengasuh anak 1 Definisi Hadhanah 2 Hak Perwalian Anak 3 Orang yang lebih berhak mengasuh anak K. Nafkah 1 Definisi Nafkah 2 Keistimewaan Memberi Nafkah 3 Kriteria Memberikan Nafkah Istri 5. Nafkah Orangtua, Anak-anak dan Kerabat 4 Hukum Memberi Nafkah Bagi Suami 5 Nafkah Orang tua, Anak-anak dan Kerabat 6 Kondisi Pemberi Nafkah Makanan dan Minuman Menyembelih Hewan Berburu *** === >>> BAGIAN 7 <<< === Qishas dan Hudud A. Qishas 1 Jinayat (Hukum Pidana) 2 Jenis-jenis Pembunuhan 3 Qishas Pada Selain Jiwa 4 Diat Nyawa 5 Diat Bukan Nyawa B. Hudud ( Pidana ) 1 Sanksi Hukum Zina 2 Sanksi Hukum Qadzaf (Menuduh Berzina) 3 Sanksi Hukum Meminum Arak 4 Sanksi Hukum Mencuri 5 Sanksi Hukum Membegal 6 Sanksi Pemberontak 7 Takzir 8 Murtad 9 Sumpah 10 Nadzar *** === >>> BAGIAN 8 <<< === Al-Qadha ( Keputusan Pengadilan ) A Makna dan Hukum Qadha B Keistimewaan Qadha C Bahaya Qadha D Adab Qadhi (Hakim) E Sifat Hukum F Gugatan dan Bukti Penetapan Gugatan (Dakwaan) *** === >>> BAGIAN 9 <<< === Jihad di Jalan Allah A Makna, Hukum dan Keistimewaan Jihad B Pembagian Jihad C Adab Jihad dalam Islam D Dzimmah (Perjanjian Pemberian Perlindungan) E Perjanjian Damai F Khilafah dan Kepemimpinan *** BAGIAN 10 <<< === Dakwah kepada Allah A. Kesempurnaan Islam 1 Pendahuluan 2 Manusia termasuk makhluk Allah yang membutuhkan aturan yang ditaati dalam segala kondisinya, agar dapat bahagia di dunia dan akhirat 3 Setelah Allah menciptakan manusia, Dia menundukkan baginya sesuatu yang di langit dan di bumi, ... 4 Nikmat Terbesar 5 Islam mengatur hubungan antara manusia dan Rabbnya dengan cara beribadah kepada-Nya, ... 6 Islam mengatur hubungan antara manusia dengan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dengan cara menaatinya, ... 7 Islam mengatur hubungan dengan sesama manusia... 8 Islam juga mengatur aktivitas manusia yang berkaitan dengan harta, ... 9 Islam mengatur kehidupan suami-istri, ... 10 Islam mengatur seluruh hubungan antar sesama di atas fondasi yang kokoh berupa cinta dan marah karena Allah. 11 Islam melarang setiap kejahatan, kezhaliman dan perilaku melampaui batas ... 12 Setelah itu , Islam mengatur kehidupan di akhirat ... 13 Agama Islam ini akan mencapai puncak kejayaannya, kemudian akan kembali asing sebagaimana awal munculnya. 14 Allah menyempurnakan agama kita, ... B. Hikmah Penciptaan Manusia 1 Allah menciptakan alam ini untuk menunjukkan kesempurnaan akan kekuasaan dan Ilmu Allah. 2 Allah menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah kepada-Nya tanpa ada sekutu bagi-Nya. 3 Tahap dan proses yang dilalui oleh manusia 4 Kesempurnaan kenikmatan hati 5 Dunia dan Akhirat 6 Nilai dunia dibandingkan akhirat 7 Kebahagiaan dan kesengsaraan 8 Sunnatullah berlaku pada setiap orang yang meninggalkan hal-hal yang bermanfaat padahal ia mampu mengerjakannya, niscaya akan diuji dengan kesibukan ... C. Universalitas Agama Islam 1 Allah Rabb semesta alam 2 Allah adalah Raja manusia 3 Allah adalah Tuhan Manusia 4 Allah menurunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia 5 Allah mengutus Rasul-Nya, Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam kepada seluruh manusia 6 Allah memerintah kita menghadap ke Ka'bah sebagai rumah pertama yang dibuat untuk manusia 7 Allah Ta'ala menyatakan bahwa umat ini adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia 8 Kewajiban berdakwah bagi setiap muslim dan menyampaikan agama Allah kepada setiap manusia ... 9 Allah Ta'ala mengajak manusia beribadah hanya kepada-Nya tanpa ada sekutu bagi-Nya, ... 10 Allah Ta'ala Rabb semesta alam. 11 Allah Ta'ala mengutus Rasul-Nya, Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sebagai pemberi peringatan bagi alam semesta dan Rahmat bagi mereka D. Dakwah di Jalan Allah 1 Kebutuhan umat kepada agama seperti kebutuhan jasad terhadap ruh. 2 Rahmat Allah Ta'ala mencakup segala sesuatu. 3 Tiap kali keimanan manusia melemah ... Allah mengutus Rasul ... 4 Allah memilih Rasul-Nya, Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan mengutusnya dengan petunjuk dan agama yang hak kepada suluruh manusia 5 Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam adalah nabi dan rasul yang paling utama serta paling terakhir 6 Sebab-sebab mendapatkan hidayah 7 Umat yang terbaik 8 Pengetahuan ilmu ( Al-Bashiroh ) dalam berdakwah 9 Generasi terbaik 10 Nabi Shallallahu 'Alahi wa Sallam dan para sahabatnya Radhiyallahu Anhum tatkala mereka memprioritaskan dakwah 11 Agama ini akan tetap eksis sampai kiyamat 12 Keistimewaan Berdakwah kepada Allah Ta'ala 13 2 jenis manusia dalam beramal E. Kewajiban Berdakwah di Jalan Allah 1 Urgensi dakwah di jalan Allah 2 Antara Keimanan dan dakwah dan turunnya ayat-ayat berkaitan dengan hukum. 3 Dakwah merupakan kewajiban setiap muslim dan muslimah sesuai kadar kemampuan dan keilmuan 4 Hakikat Mujahadah 5 Mencurahkan upaya untuk mrnjunjung tinggi kalimat Allah 6 Berdakwah di jalan Allah dengan penuh hikmah dan nasihat yang indah 7 Misi Umat ... Fatwa para Ulama dan ahli fikih 8 Kesungguhan berdakwah, pengorbanan dan kehidupan sederhana 9 Beribadah dan berdakwah menjadi kewajiban seluruh umat 10 kewajiban bagi setiap muslim dan muslimat 11 Waktu seorang muslim 12 Berbagai tipe obyek dakwah ( mad'u ) dan cara mendakwahi mereka 13 Kondisi juru dakwah ( Dai ) di jalan Allah 14 Tipe pelaku dakwah F. Prinsip dakwah para Nabi dan Rasul 1 Tahapan dakwah para Nabi 2 Allah Ta'ala secara umum, memerintahkan Rasul-Nya Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam meneladani petunjuk para nabi dan rasul sebelumnya. 3 Perbuatan dan akhlak para nabi dapat diketahui dari sejarah para nabi 4 Para nabi dan rasul serta para pengikutnya mereka dahulu berjalan di muka bumi dengan membimbing manusia kepada jalan tauhid, iman dan amal saleh 5 Dakwah kepada tauhid, ... 6 Dakwah kepada tauhid, ... 7 Menyampaikan agama Allah kepada manusia dan menasihatinya 8 Berdakwah dan bergaul dengan mereka baik di rumah, pasar, desa dan kota 9 Senantiasa bertahmid, berdzikir dan istighfar dalam segala kondisi 10 Berdakwah di jalan Allah dengan menulis surat kepada raja kafir 11 Berdakwah kepada agama Allah, kepada jalan yang mengantarkan kepada agama-Nya dan menuju apa yang akan didapatkannya di hari akhir 12 Berdakwah kepada manusia menggunakan bahasa mereka 13 Seimbang antara dakwah dan ibadah 14 enyebutkan kondisi umat-umat terdahulu bersama para nabi mereka 15 Konsisten berdakwah di jalan Allah tanpa peduli terhadap orang-orang yang menentangnya 16 Tidak bersedih dan kecewa terhadap orang yang tidak menerima agama Islam 17 Kabar gembira dan peringatan 18 Beramar makruf dan nahi mungkar 19 Mengikat erat hati orang-orang beriman dengan Rabb mereka dan menjanjikan surga atas apa yang mereka lakukan 20 Tidak meminta upah berdakwah 21 Kasih sayang ( Rahmah ) 22 Amat belas kasihan dan penyayang 23 Lembut, pemaaf dan lapang dada 24 jujur 25 Sabar 26 Ikhlas 27 Dermawan, melayani dan rendah diri 28 Berpaling dari gemerlap kehidupan dunia 29 Memberi semangat untuk taat dan mengintimidasi dengan siksa agar menjahui perbuatan maksiat 30 Bersegera melakukan kebaikan 31 Berjihad dengan harta dan jiwa demi menjunjung tinggi kalimat Allah 32 Berjihad di jalan Allah 33 Menuntut ilmu dan mengerjakannya 34 Menyucikan jiwa, menguatkan rohani dan fisik dengan konsisten beribadah dan banyak berdzikir kepada Allah 35 Mendoakan orang musyrik agar mendapat hidayah 36 Menjalankan misi dakwah di semua waktu dan kondisi 37 Musyawarah 38 Keyakinan yang kuat dan tawakal kepada Allah Ta'ala 39 Berdoa dan segera shalat dalam segala kondisi 39 Berdoa dan segera shalat dalam segala kondisi 40 Mengadu dan berdoa kepada Allah dalam segala kondisi Mengadu dan berdoa kepada Allah dalam segala kondisi 41 Tinggal dalam lingkungan yang baik dan meninggalkan lingkungan yang buruk Tinggal dalam lingkungan yang baik dan meninggalkan lingkungan yang buruk 42 Bersandar kepada Allah bukan pada diri sendiri disertai pengambilan sebab yang diperintahkan dan didizinkan syariat 43 Menjalankan perintah walaupun irasional 44 Menanggung rasa sakit dan usiran di jalan dakwah kepada Allah Ta'ala Menjalankan perintah walaupun irasional 45 Sabar terhadap tuduhan, celaan dan hinaan 46 Tawakal kepada Allah, berani dan tegar di hadapan musuh meskipun mereka banyak 47 Mengambil pelajaran dari kekuasaan Allah dalam menyingkirkan kesusahan dan menyelesaikan keperluan 48 Perhatian terhadap orang yang mempunyai jabatan 49 Istikomah dalam memperjuangkan agama secara lahir dan batin |
